Walikota Palopo Periksa Kesiapan Peralatan SAR, Ingatkan Ancaman La Nina

PALOPO, Linisiar.id – Walikota Palopo HM Judas Amir MH selaku inspektur upacara memimpin Apel Persiapan Pasukan dan Peralatan SAR sebagai antisipasi menghadapi bencana di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Minggu, 15 November 2020.

Apel dalam rangka kesiapsiagaan penanganan bencana alam dan pengecekan peralatan SAR ini berlangsung di beberapa kabupaten/kota di Sulsel.

Walikota Palopo dalam amanatnya menyampaikan,  antisipasi dan kesiapan menghadapi gangguan, bencana alam, kesiapan personil maupun peralatan SAR sangat penting.

Hal ini sebagai salah satu upaya persiapan diri menghadapi iklim yang sangat ekstrem, akhir-akhir ini.

“Kita mendapatkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan terdampak febomena La Nina yang diprediksi pada akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021,” kata walikota.

Lanjutnya, pada kesempatan ini, masing-masing instansi yang mengikuti apel telah menyiapkan peralatan yang akan dipergunakan jika terjadi bencana, termasuk kecelakaan di laut.

“Hari ini, kita wujudkan persiapan yang sudah ada dan Alhamdulillah peralatan cukup memadai. Meskipun peralatan memadai akan tetapi manusianya tidak siap, akhirn ini akan menjadi masalah,” katanya. )

Untuk persiapan menghadapi bencana alam, menurut  Judas Amir, melibatkan anggota SAR, Kepolisian, TNI, BPBD, dan Basarnas yang selalu siap membantu.

“Dalam waktu dekat, kita akan persiapkan bersama segala sesuatunya agar kita bisa latihan bersama. Terutama dengan personil dari kepolisian, BPBD, dan TNI supaya sebelum musim hujan datang, semua personil sudah siap,” ujarnya.

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas, SH., S.I. mengatakan, sudah menyiapkan personil dan peralatan penanggulangan bencana di akhir tahun ini sampai awal tahun 2021.

“Kita juga telah menyiapkan kantibmas untuk melakukan patroli ke tempat-tempat yang rawan bencana dan sinergitas antara masyarat,” katanya.

Begitupula pihak TNI, telah menyiapkan personil dan peralatan yakni 1 SSH  dengan jumlah personil 100 orang. Sedangkan peralatan berupa tenda pengungsian, dapur umum, dan kendaraan juga sudah disiapkan.

Hadir Sekretaris Daerah Kota Palopo, Drs, Firmanzah DP, para lurah, dan tamu undangan lainnya. (*)