SELAYAR, LINISIAR.ID — Bupati Kepulauan Selayar bersama Wakil Bupati menyambut kedatangan anggota Komisi I DPR RI, Achmad Daeng Se’re di Bandara Aroepala Selayar, Kamis (21/5/2026).
Kunjungan legislator Senayan tersebut merupakan tindak lanjut dari peninjauan sebelumnya pada awal Mei 2026 terkait rencana pembangunan Pangkalan TNI AL (Lanal) di Desa Bugaiya, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam agenda kali ini, Achmad Daeng Se’re datang bersama sejumlah pejabat utama Mabes TNI dan pejabat Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Kehadiran rombongan tersebut bertujuan memastikan secara langsung kesiapan dan kelayakan lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Lanal di Kepulauan Selayar.
Kunjungan tersebut juga dilakukan untuk meyakinkan pihak Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan mengenai kesiapan daerah, termasuk dukungan lahan dan aspek strategis lainnya.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan fasilitas pertahanan di wilayah kepulauan.
Pada kesempatan tersebut, Achmad Daeng Se’re menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan Lanal di Kepulauan Selayar agar segera terealisasi.
Menurutnya, keberadaan pangkalan TNI AL di Selayar memiliki peran penting karena wilayah tersebut berada di kawasan strategis jalur perairan nasional.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pertahanan dan keamanan wilayah.
Penguatan sektor pertahanan itu dinilai penting, khususnya bagi kawasan strategis Kepulauan Selayar.
Achmad Daeng Se’re bersama rombongan dijadwalkan kembali meninjau lokasi pembangunan Lanal di Desa Bugaiya pada Jumat (22/5/2026).
Peninjauan tersebut akan dilakukan bersama Komandan Kodam XIV/Hasanuddin untuk melihat langsung kondisi lapangan dan tindak lanjut rencana pembangunan pangkalan TNI AL tersebut.
Kunjungan itu diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat realisasi pembangunan Lanal di Selayar.
Pembangunan pangkalan TNI AL tersebut dinilai strategis dalam mendukung pengamanan wilayah perairan sekaligus memperkuat kehadiran pertahanan negara di kawasan kepulauan.












