Balai Besar Industri Hasil Perkebunan dan Pemerintah Kota Latih Barista Palopo

Sekda Palopo Firmanza DP (tengah) membuka pelatihan barista Palopo di Aula Hotel Kamanre, Palopo, Jumat (16/10/2020).

PALOPO, Linisiar.id – Balai Besar Industri Hasil Perkebunan bekerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menggelar pelatihan barista (peracik kopi) selama tiga hari, 16-18 Oktober 2020.

Pelatihan barista dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Palopo Fizmansa DP mewakili walikota di Aula Hotel Kamanre, Kelurahan Benteng, Jum’at (16/10/2020).

Kepala Balai Besar Hasil Perkebunan Makassar melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Abd. Rahman, mengatakan, pelatihan ini merupakan wujud dari tekad Balai Besar Hasil Industri untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Palopo.

Abdul Rahman melanjutkan, pelatihan untuk untuk meningkatkan SDM, menumbuhkan wirausahawan baru, dan meningkatkan daya saing industri.

“Untuk menekan tingkat pengangguran, ini salah satu upaya kita dengan melakukan pelatihan seperti sekarang ini. Semoga bisa meningkatkan daya saing industri dan memberikan kompetensi bagi para barista,” jelasnya. 

Sedangkan walikota menyampaikan ucapan terima kasih  sebesar-besarnya kepada Balai Besar Industri Hasil Perkebunan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini bersama Pemkot Palopo.

Kepada para peserta, sekda yang membacakan sambutan walikota meminta peserta pelatihan bersungguh-sungguh dan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber/instruktur.

“Tingkatkan kualitas keterampilan saudara, agar nantinya dapat memperoleh pekerjaan atau bahkan membuka usaha sendiri dan juga bisa mempekerjakan orang lain,” katanya.

Kepada para pimpinan perangkat daerah, Sekda juga menyampaikan harapannya agar kedepan para peserta pelatihan bisa dimasukkan dalam program-program bantuan. Terutama bantuan peralatan untuk membuka usaha.

“Agar kegiatan ini nyambung, harus kita format sedemikian rupa. Karena ibaratnya ini kita dilatih berperang, tapi kita tidak diberikan senjata dan peluru. Ini kan juga sia-sia,” jelas sekda.

“Kita sangat berharap ini bisa berkelanjutan, berkesinambungan. Selesai kita latih, mungkin ada nantinya yang butuh bantuan, disini ada kadis koperasi, kadis perindustrian, perdagangan. Tentunya ini juga harus disinkronkan, agar pelatihan yang kita gelar ini tidak sia-sia,” ujarnya.

“Kedepan nantinya, kami berharap bisa kita jalin kerjasama untuk sektor lainnya. Banyak sektor lain yang bisa kita gali, sama-sama kita adakan pelatihan dalam rangka membuka dan menumbuhkan wirausahawan baru di Palopo,” tambahnya. (*)