Senin, Maret 1, 2021

Program Pamsimas Dibangun di Sinjai Tengah, Bisa Dinikmati 311 KK

Populer

SINJAI,linisiar.id – Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III,akhirnya dibangun di Desa Kompang,Kecamatan Sinjai Tengah . Program 2020 ini nantinya bisa dinikmati sebanyak 311 Kepala Keluarga (KK) atau 1.090 jiwa.

Program Pamsimas yang diresmikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Drs. A. Ilham Abubakar ini ditandai dengan melakukan uji fungsi dan serah terima sarana, di Aula Kantor Desa Kompang, Jumat (11/12/20).

Peresmian ini dihadiri oleh Camat Sinjai Tengaj Muh. Jufri, Kabid Cipta Marga PUPR Sinjai Sabri Arsyad, Tim Pakem dari Bappeda Sinjai, Supandi serta koordinator Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM).

Ilham Abubakar yang mewakili Bupati Sinjai dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pamsimas merupakan salah satu program andalan pemerintah dalam penyediaan bersih dan sanitasi bagi masyarakat perdesaan, melalui pendekatan berbasis masyarakat.

“Tujuan program ini adalah meningkatkan jumlah warga masyarakat yang kurang terlayani termasuk masyarakat berpenghasilan rensah di wilayah perdesaan denfan sasaran wilayah yang belum memiliki cakupan pelayanan air minum yang bersih dan aman,” katanya.

Ilham berpesan kepada masyarakat agar dalam pengelolaan dan pemanfaatan dilakukan dengan baik, sehingga program ini benar-benar berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

“Saya mengharapkan agar sarana air minum dan sarana sanitasi yang telah dibanfun agar benar-benar dikelola dengan baik, berkelanjutan agar dapat bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Tempat sama,Kepala Desa (Kades) Kompang, Ansar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan kerja nyata Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dalam membangun daerah khususnya dalam penyediaan air bersih di perdesaan.

“Mewakili masyarakat kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Pamsimas ini dan Alhamdulillah dengan adanya proyek ini jumlah masyarakat yang menikmati sekitar 311 KK atau 1090 jiwa,” ucapnya.

Ansar menambahkan, bahwa sebelum adanya Pamsimas ini ketersesiaan air bersih kurang maksimal karena masih mengandalkan air bersih dari perpipaan yang dibangun sejak 30 tahun lalu. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru