JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan peluncuran Online Scholarship Competition (OSC) 2025 di Universitas Trisakti, Jakarta, Kamis (21/8).
Program beasiswa berbasis kompetisi daring ini kembali hadir dengan menyediakan 399 beasiswa penuh, mencakup biaya kuliah dari awal hingga lulus.
OSC 2025 membuka akses pendidikan tinggi bagi 364 mahasiswa S-1 dan 35 mahasiswa S-2, bekerja sama dengan 18 perguruan tinggi swasta di lima kota besar: Jakarta, Bandung, Surakarta, Makassar, dan Medan.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyebut OSC sebagai wujud nyata partisipasi semesta dalam mewujudkan “Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Ia menekankan bahwa perluasan akses pendidikan harus didukung oleh kolaborasi lintas sektor.
“Kesempatan memperoleh beasiswa sangat terbuka. Kita bisa meraih banyak hal kalau sungguh-sungguh dan berprestasi,” ujar Mendikdasmen.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2015 oleh Media Group melalui Surya Edukasi Bangsa Foundation, OSC telah memberikan beasiswa penuh kepada 3.880 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Program ini didanai melalui alokasi Corporate Social Responsibility (CSR) dan terus berkembang dalam skala dan jangkauan.
Menteri Mu’ti mengapresiasi konsistensi Media Group dalam mendukung pendidikan nasional. Ia menyebut investasi di bidang pendidikan sebagai langkah strategis untuk membangun masa depan bangsa.
“Kita harus merapatkan barisan agar pendidikan menjadi jalan nyata bagi anak-anak kita meraih mimpi,” tambahnya.
Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi, menyoroti peran perguruan tinggi swasta dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi.
Menurutnya, OSC bukan hanya memperluas akses, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan generasi muda.
“OSC adalah instrumen strategis untuk menciptakan SDM unggul yang siap bersaing di masa depan,” ujarnya.
Ketua Surya Edukasi Bangsa Foundation, Mohammad Mirdal Akib, menyampaikan bahwa OSC dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.
“Anak-anakku semua adalah calon pemimpin ketika Indonesia berusia 100 tahun merdeka,” tuturnya.
Di akhir acara, Mendikdasmen menyampaikan pesan motivasi kepada para penerima beasiswa:
“Selamat kepada anak-anakku sekalian. Anda bisa menjadi hebat karena andalah masa depan Indonesia.”












