JAKARTA, LINISIAR.ID – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) resmi mencairkan dividen tunai senilai Rp1,51 triliun kepada para pemegang sahamnya pada Jumat, 5 Juni 2026.
Langkah korporasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang telah diselenggarakan pada 5 Mei 2026 lalu.
Total dividen yang dikucurkan tersebut setara dengan 20% dari keseluruhan laba bersih perseroan pada tahun buku 2025 yang mencatatkan angka sebesar Rp7,57 triliun.
Melalui kebijakan ini, para investor berhak mengantongi dividen sebesar Rp32,81 per lembar saham, atau mengalami lonjakan signifikan hingga 44% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang senilai Rp22,78 per saham.
Manajemen menegaskan bahwa realisasi pembayaran dividen ini menjadi bukti nyata komitmen emiten perbankan syariah tersebut dalam menyuntikkan nilai tambah bagi pemegang saham di tengah tren pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan.
Pihak yang masuk dalam daftar penerima keuntungan ini merupakan para pemegang saham yang namanya telah resmi terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan per tanggal 19 Mei 2026.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengutarakan apresiasi terdalamnya atas loyalitas serta besarnya kepercayaan yang diberikan oleh seluruh pemegang saham dan nasabah dalam mengawal pertumbuhan perseroan.
Wisnu memaparkan bahwa keputusan pembagian dividen ini lahir dari capaian kinerja solid sepanjang tahun 2025, yang sekaligus memicu perseroan untuk terus memperkuat fundamental bisnis demi menjaga keberlanjutan usaha ke depan.
Ia menambahkan bahwa performa impresif BSI sepanjang tahun 2025 sukses disokong oleh penyaluran pembiayaan yang sehat, peningkatan dana murah (CASA) khususnya dari tabungan haji dan bullion bank, serta percepatan transformasi digital yang memperluas jangkauan pasar.
Strategi inovasi produk yang kontekstual serta modernisasi kapabilitas digital terbukti ampuh mendongkrak volume transaksi, hingga mampu menggaet 23,7 juta basis nasabah pada awal tahun 2026.
Manajemen BSI optimistis bahwa momentum pembagian dividen ini akan menjadi pemacu motivasi internal untuk terus memacu kinerja sekaligus mengalirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi seluruh pemangku kepentingan.













