Kampus  

Polimedia PSDKU Makassar Dampingi Lansia Mutiara Senja Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Bagikan

MAKASSAR, Linisiar.id — Tim Dosen dan Mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) PSDKU Makassar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Kelompok Lansia Mutiara Senja di Kawasan Nelayan Fatimah Azzahra, Senin, 31 Agustus 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Pendampingan Kelompok Lansia Mutiara Senja dalam Upaya Perluasan Pasar Produk Olahan Makanan melalui Visual Branding, Praktik Pembukuan, dan Inovasi Kemasan” ini diikuti oleh peserta dari Sekolah Lansia Mutiara Senja. Tim PkM Polimedia PSDKU Makassar dalam kegiatan tersebut diketuai oleh Nugrah Juniar Umar.

Program PkM ini menjadi bagian dari upaya Polimedia PSDKU Makassar dalam mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk olahan makanan yang diproduksi oleh para lansia. Pendampingan difokuskan pada aspek kemasan, visual branding, serta pengelolaan inventarisasi bahan produksi sebagai bagian penting dalam mempersiapkan produk untuk memasuki pasar yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi Peningkatan Kualitas Kemasan Produk UMKM, demonstrasi penggunaan alat press kemasan, serta pendampingan pelatihan inventarisasi bahan produksi.

Dalam sesi sosialisasi, Tim PkM mempresentasikan hasil rancangan desain kemasan produk Lansia Mutiara Senja yang telah dikembangkan sebagai bagian dari strategi visual branding. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya desain dan kualitas kemasan dalam meningkatkan daya tarik produk sekaligus mendukung proses pemasaran.

“Desain kemasan bukan hanya soal tampilan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan daya jual sebuah produk. Karena itu, kami ingin membantu produk yang dihasilkan para lansia agar memiliki tampilan yang lebih baik dan siap menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Lukytta, salah satu anggota Tim PkM Polimedia PSDKU Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, untuk turut meningkatkan kualitas kemasan produk, Tim PkM Polimedia PSDKU Makassar juga melakukan penyerahan dan demonstrasi alat press kemasan. Alat tersebut diserahkan langsung oleh Najmawati kepada Kelompok Lansia Mutiara Senja, sekaligus disertai dengan demonstrasi cara penggunaan alat.

Tim PkM Polimedia PSDKU Makassar Menyerahkan Alat Press Kemasan

Penyerahan alat press ini diharapkan dapat membantu kelompok lansia menghasilkan kemasan yang lebih rapi, kuat, dan memiliki kualitas yang lebih baik. Dengan kemasan yang lebih layak, produk diharapkan semakin siap untuk didistribusikan ke toko retail dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Selain peningkatan kualitas kemasan, pendamping lansia yang bertanggung jawab dalam pengelolaan bahan produksi juga memperoleh pelatihan manajemen inventarisasi. Pendampingan tersebut diberikan agar pencatatan dan pengelolaan persediaan bahan produksi dapat dilakukan secara lebih sistematis dan optimal, sehingga mendukung keberlanjutan proses produksi.

Adapun produk yang dikembangkan oleh Kelompok Lansia Mutiara Senja meliputi asinan cabai, nugget ikan, dan bandeng tanpa tulang. Ketiga produk tersebut menjadi fokus pendampingan agar dapat memenuhi aspek kelayakan kemasan dan administrasi sebelum dipasarkan melalui toko-toko retail.

Kepala Sekolah Lansia Mutiara Senja, Nuraeni, mengapresiasi kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Tim PkM Polimedia PSDKU Makassar.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan hasil produksi para lansia agar para lansia dapat lebih produktif dan mandiri secara finansial,” ujar Nuraeni.

Melalui kegiatan ini, Tim PkM yang diketuai Nugrah Juniar Umar berharap produk olahan Kelompok Lansia Mutiara Senja tidak hanya mengalami peningkatan dari sisi tampilan dan kualitas kemasan, tetapi juga memiliki kesiapan administrasi dan manajemen produksi untuk memasuki pasar retail.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok lansia, agar tetap produktif, kreatif, dan memiliki peluang untuk mengembangkan kemandirian ekonomi melalui produk yang mereka hasilkan.

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *