PAREPARE, Linisiar.id— Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) meresmikan Rumah Sakit (RS) Hasri Ainun Habibie, saat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) kota Parepare, Sabtu (14/3/2020).
“Alhamdulillah kita kembali hadir bersama dalam rangka perayaan hari ulang tahun Parepare ke-60. Sekaligus meresmikan beberapa proyek diantaranya Rumah Sakit Regional dr. Hasri Ainun Habibie,” ucapnya.
Rumah sakit dengan tujuh lantai ini, dilengkapi esklator dan lift, dan memiliki fasilitas peralatan kedokteran modern. Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga memberikan bantuan berupa Bantuan Keuangan Daerah Bawahan sebesar Rp 75 miliar rupiah.
“Saya bangga semua anggota DPRD Sulawesi Selatan yang datang mengatakan bahwa, ‘Gubernur ini Pak Walikota ini bangun Mall atau bangun rumah sakit’,” kata dia.
Sekadar untuk diketahui, lantai satu fasilitas yang ada, ruang UGD dan Ruang KB terintegrasi, lantai dua rekam medik dan radiologi, lantai tiga poliklinik dan fisioterapi, lantai empat kamar operasi, lantai lima ICU dan ICCU, lantai enam dan tujuh kamar perawatan.
Terpisah, Walikota Parepare Taufan Pawe, mengatakan hadirnya rumah sakit ini dari keprihatinan dari pelayanan kesehatan yang ada. Ia mengatakan, pada tahun 2014 memotret jumlah pasien setiap harinya mencapai 400-500 pasien dan bahkan di akhir pekan sampai 600 pasien karena, termasuk yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Namun dalam perjalanan pembangunannya dari tahun-ketahunan dengan dana awal yang terbatas didapatkan dana alokasi khusus, dan tidak bisa terselesaikan dan baru dapat terselsaikan dengan adanya Bantuan Keuangan Daerah Bawahan sebesar Rp 75 miliar rupiah.
“Alhamdulillah hadir sosok putra daerah Kota Parepare, Bapak Profesor Nurdin Abdullah dan terpilih menjadi Gubernur Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Demi meningkatkan pelayanan kenyamanan dan keindahan rumah sakit tersebut, diketahui, Taufan berinisiasi menambah anggaran tambahan seperti Dana Insentif Daerah (DID).
“Ini merupakan rumah sakit regional dengan konsep medical tourism, kami juga menyentuh dengan dana-dana, yaitu seperti dana DID,” jelasnya.
Reporter: Efrat Syafaat Siregar
Editor: Saddam Husain












