Selasa, April 13, 2021

DP3A Palopo Advokasi Pendampingan Hak Anak; Penyimpangan Perilaku terhadap Anak & Perempuan

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Pemerintah Kota Palopo melaui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mengelar Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Hak Anak (PHA) yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo, Selasa 9/3/2121.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbanda), A Enceng Amir SE MSi, yang mewakili walikota Palopo.

Andi Enceng Amir dalam sambutanya mengungkapkan, negara hadir dalam rangka memberikan perlindungan yang sebesar-besarnya bagi perlindungan anak.

Begitu juga dengan Pemkot Palopo yang memberikan perhatian terhadap anak dengan berbagai program yang telah diupayakan.

“Advokasi dan pendampingan terhadap pemenuhan hak anak adalah amanah yang diemban. Dinas terkait dan seluruh elemen masyarakat harus proaktif dalam memberikan pendampingan, terkait penyimpangan perilaku terhadap anak maupun perempuan,” ungkapnya.

Andi Enceng melanjutkan, Undang-undang perlindungan anak harus diketahui dan dipahami di lingkungan sekitar anak.

“Bila masyarakat telah memahami perlindungan pendampingan dan pemenuhan hak anak ini, maka tentu akan menjadi perhatian khusus kita secara bersama dalam memberikan perlindungan, pendampingan dan pemenuhan hak anak sebagai aset masa depan bangsa yang sangat berharga,” jelasnya.

Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Palopo, Suriani Suli, dalam sambutan pelaksanaan kegiatan menyampikan bahwa dengan kegiatan itu diharapkan dapat memberi dampak positif kepada seluruh peserta yang kemudian dapat membangun komitmen Gugus Tugas KLA agar hak dan perlindungan anak dapat terpenuhi.

Kepala bidang PPA Prov. Sulsel dan A. Nurseha SKM MKes (Kasi PKA) juga turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

“Kita masih dalam momentum Hari Perempuan Nasional (HPN) tepat untuk tetap mengingatkan upaya semua pihak dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak serta memastikan tumbuh kembang mereka secara optimal.mengupayakan pencegahan dan penanganan berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Di beberapa bulan terakhir selama masa pandemi ini banyak aspek kehidupan yang dipaksa untuk berubah.

Dampak pandemi dirasakan oleh semua orang tanpa kecuali.

Begitupun dengan anak-anak, mereka juga merasakan beberapa perubahan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Dari mulai pembatasan untuk berkegiatan di luar rumah, hingga yang paling terasa adalah melakukan pendidikan jarak jauh.

Dalam kaitannya dengan masa pandemi ini, tentu saja upaya pemenuhan hak anak tidak serta merta berhenti.

Meskipun banyak tantangan yang dihadapi, namun upaya-upaya memastikan anak menikmati masa kecil dengan aman dan nyaman perlu tetap dilakukan. harapnya.

Diketahui, kegiatan itu juga dibagi dalam dua sesi, yakni sesi pertama diikuti perwakilan sekolah Kota Palopo,

Untuk sesi kedua, diikuti Organisasi Kemahasiswaan yaitu Kopri Cabang Pmii Palopo, pimpinan perangkat daerah, perguruan tinggi, para Lurah dan kepala Puskesmas lingkup Pemkot Palopo. (*)

Kontributor: Ayub

Editor: Busrah Ardans

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru