Dinas Pariwisata Palopo Latih 40 Warga Cara Kelola Destinasi Wisata

PALOPO, Linisiar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Palopo menggelar pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata yang berlangsung di Hotel Harapan, Kota Palopo, Senin (12/10/2020).

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo Ilham Hamid, SE., M.Si menyampaikan, tujuan pelatihan ini untuk menambah pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola destinasi wisata di Kota Palopo.

Pihaknya berharap, setelah mengikuti pelatihan, para peserta mampu menerapkannya dalam praktik di lapangan.

Jumlah peserta pelatihan 40 orang. Mereka terdiri atas   pengelola, manajemen objek wisata, dan masyarakat di sekitar objek wisata.

Rencananya, pelatihan ini berlangsung tiga hari. Mulai Senin (12/10) hingga Rabu (14/10) besok.

Mewakili Walikota Palopo, Kepala BKPSDM Kota Palopo Farid Kasim, SH., M.Si membuka pelatihan yang melibatkan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pengelolaan destinasi wisata di Palopo ini.

Farid Kasim Judas (FKJ) menyampaikan, untuk memajukan destinasi wisata, banyak gagasan yang dibutuhkan.

“Nantinya kita dapat duduk bersama melahirkan sebuah ide, karena salah satu tumpuan yang harus kita miliki adalah sektor pariwisata,” katanya.

Mengapa demikian, tambah FKJ, karena dari semua potensi Kota Palopo, salah satu yang harus kita kembangkan adalah wisatanya. Sebab, selama ini Palopo merupakan kota jasa.

“Tentu kita berharap kepada para peserta, bukan hanya datang di tempat ini sekedar seremoni, tapi harus ada outcome atau hasil dalam rangka upaya membangun sektor pariwisata,” harapnya.

“Banyak daerah kota yang tidak memiliki potensi sumber daya yang lain, tapi memiliki sektor pariwisata. Seperti yang kita miliki di daerah Kambo yang sangat strategis dan menarik, dengan suasana yang bagus,” ujarnya.

FKJ mengharapkan, setiap sektor wisata yang ada di Kota Palopo harus kita jadikan destinasi atau tempat tujuan wisata.

“Destinasi itu kita tata, agar memiliki daya tarik, sehingga warga dari luar Kota Palopo datang berkunjung dan menikmati tempat wisata itu,” jelasnya.

Setelah FKJ membuka pelatihan, dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta pelatihan.  

Hadir pula Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. H. Burhan Nurdin, M.Si, Camat Wara Rustam Lalong, SE, dan undangan lainnya. (*)