SINJAI, LINISIAR.ID – Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada pengurus kelompok tani di Desa Biroro, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Kamis (3/12/2020).
ASA menyerahkan delapan unit hand traktor dari 50 unit bantuan Alsintan yang masuk ke Bupaten Sinjai tahun ini.
Di hadapan pengurus kelompok tani, ASA menyampaikan upayanya untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani di Bumi Panrita Kitta. Salah satu caranya, yakni melakukan komunikasi ke Pemerintah Pusat guna mendapatkan banyak bantuan, kendati harus mempertaruhkan kesehatannya di tengah pandemi Covid-19.
“Kami bolak-balik ke Jakarta supaya program pusat bisa masuk ke Sinjai, ini semua untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan saya, masyarakat yang rasakan manfaatnya,” kata ASA.
Menurut ASA, mengurus bantuan Alsintan di Jakarta meski harus mempertaruhkan kesehanannya adalah bagian dari upaya mewujudkan visi misinya yang telah ia rencanakan. Upaya lobi yang ia lakukan pun membuahkan hasil. Pasalnya, tahun 2020 ini, Sinjai mendapatkan 50 unit traktor tangan dari Kementerian Pertanian RI.
“Saya bersyukur karena bantuan pertanian lancar masuk ke Sinjai. Saya berharap bantuan ini bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan produksi dan kualitas tanaman pangan yang berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
ASA juga berharap agar bantuan Alsintan yang diserahkan kepada petani dapat dipakai dan dipelihara dengan baik, tidak dimonopoli satu orang apalagi dijual.
“Saya juga berharap Alsintan ini dipelihara dengan baik, dan saya meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi kondusif di tengah pandemi Covid-19 ini, agar program maupun bantuan dari pusat bisa lebih mudah masuk ke Sinjai,” beber ASA.
Bupati muda yang merupakan alumni Magister Monash University Melbourne Australia menegaskan pentingnya menjaga situasi kondusif di tengah pandemi corona.
“Situasi daerah yang tidak kondusif akan berdampak terhadap bantuan yang masuk ke daerah kita, banyak Kepala Daerah lain malah bertanya ke saya bagaimana supaya bantuan dari pusat juga bisa mudah masuk ke daerahnya,” jelas ASA. (*)












