Andi Sudirman Sulaiman Salurkan Bantuan untuk 9 Rumah Korban Puting Beliung di Takalar

Staf Ahli Gubernur Sulsel Ustadz Achmad menyerahkan bantuan kepada korban angin puting beliung di Kelurahan Maradekaya, Takalar, Kamis (5/3/2026).
Staf Ahli Gubernur Sulsel Ustadz Achmad menyerahkan bantuan kepada korban angin puting beliung di Kelurahan Maradekaya, Takalar, Kamis (5/3/2026).
Bagikan

TAKALAR, LINISIAR.ID – Sembilan kepala keluarga di Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung, akhirnya menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026).

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Sosial Sulsel menyalurkan bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kepada masyarakat terdampak bencana alam.

Staf Ahli Gubernur Sulsel, Ustadz Achmad, menyerahkan langsung bantuan kepada sembilan kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.

Penyaluran bantuan turut didampingi perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Takalar, Lurah Maradekaya, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berharap bantuan itu dapat membantu warga melewati masa sulit pascabencana.

“Bantuan bagi korban bencana angin puting beliung sebanyak sembilan rumah di Kabupaten Takalar. Semoga dapat mengurangi beban bagi para korban,” ujar Andi Sudirman.

Salah seorang warga terdampak mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan pemerintah provinsi.

“Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan bantuan dari Bapak Gubernur Sulawesi Selatan. Kami warga Kelurahan Maradekaya yang terkena bencana angin puting beliung mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman,” ungkapnya.

Angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut menyebabkan sembilan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait saat ini terus melakukan pendataan sekaligus penanganan lanjutan bagi warga terdampak.

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *