Daerah  

Wali Kota Palopo Mendadak Kumpulkan Camat, Ini Penjelasan Jubir Gugus Tugas Covid-19

Dr Ishaq Iskandar, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Palopo
Bagikan

PALOPO, Linisiar.id – Wali Kota Palopo, HM Judas Amir,  Sabtu (11/7/2020) malam tiba-tiba mengundang seluruh camat dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ke rumah jabatan (rujab) wali kota.

Wali kota mengundang seluruh camat dan tim gugus tugas membahas penanganan Covid-19 di Kota Palopo, karena bertambahnya kasus positif corona.

Juru bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota(Pemkot) Palopo, Dr. Ishaq Iskandar, membenarkan hal tersebut.

“Iya betul, tadi malam tempatnya di rujab, tiba-tiba pak wali mengundang kami selaku gugus tugas dan 9 kepala kecamatan se-Kota Palopo,” kata Ishaq Iskandar.

Ia menjelaskan, dalam diskusi itu, wali kota meminta seluruh camat lebih memaksimalkan lagi penjagaan di wilayahnya masing-masing.

Wali kota juga meminta laporan para camat mengenai upaya yang mereka lakukan memantau wilayahnya. Terutama kedatangan warga dari luar Kota Palopo di wilayahnya.

Wali kota meminta para camat juga memaksimalkan lurah dan perangkat RT/RW pemantauan dan pengawasan warga pendatang. “Jangan sampai ada warga yang datang luput dari pengawasan,” katanya.   

Dalam diskusi ini, wali kota juga meminta saran pihak-pihak terkait untuk meminimalisir penyebaran virus corona, karena bertambahnya jumlah warga Palopo yang positif terpapar Covid-19.

Ishaq Iskandar yang juga Asisten III Pemkot Palopo menjelaskan, berdasarkan data update Sabtu malam, jumlah kasus Covid-19 di Kota Palopo sebanyak 31.

Ia menambahkan, pasien yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) telah dirujuk ke Makassar untuk ditempatkan di hotel-hotel yang menjadi rujukan Pemprov Sulsel.  

Sedangkan pasien yang positif corona, juga telah dirujuk ke rumah sakit di Kota Makassar.

Karena ancaman virus corona sangat nyata, Ishaq Iskandar mengimbau warga Palopo tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Tetap disiplin memakai masker saat berada di ruang publik atau di luar rumah, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak lebih dari 1 meter, dan tetap berada di rumah apabila tidak ada kepentingan yang sangat perlu mengharuskan Anda keluar rumah,” pesannya. (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *