Tokoh dan Warga di Kecamatan Barru Bertekad Menangkan SS-AK

Calon Bupati Barru petahana, Suardi Saleh melakukan sosialisasi di Kecamatan Barru, Senin (5/10/2020).

BARRU, Linisiar.id – Kampanye Calon Bupati Barru nomor urut 2, Suardi Saleh berlanjut.  Pasangan Kompol Pol (Purn) Aska Mappe itu, bertatap muka dengan warga Kecamatan Barru, Senin (5/10/2020).

Seperti biasa, antusiasme warga terlihat tiap kali Suardi Saleh sosialisasi. Puluhan warga berjubel menyambut kandidat yang dikenal merakyat dan sederhana ini, sambil tetap mematuhi standar protokol kesehatan Covid-19.

Kecamatan Barru sendiri kerap diklaim sebagai basis salah satu kandidat Pilkada Barru 2020. Namun, anggota DPRD Barru dari Fraksi PDIP, Rifai Muin buru-buru membantah anggapan tersebut.

Pasalnya, di kecamatan ibu kota Kabupaten Barru itu, warga justru mendambakan Suardi Saleh “oppo” untuk periode keduanya.

“Itu cuma pendapat pihak tertentu. Yang jelas pada intinya tidak seperti itu,” tegas Rifai Muin.

Rifai Muin meyakini, SS-AK bisa menggalang dukungan lebih banyak di kecamatan tersebut. Alasannya, Suardi Saleh sudah teruji kepemimpinannya, dan warga sudah merasakan perhatian dan program yang dijalankan selama besan Jusuf Kalla (JK) itu memimpin Barru 2016-2020.

“Insya Allah, yang jelas PDI Perjuangan konsisten untuk all out memenangkan SS-AK, khususnya di Kecamatan Barru kita akan berupaya meraih suara semaksimal mungkin,” tegas anggota DPRD empat periode ini.

Senada disampaikan warga setempat, Wati. Menurut ibu rumah tangga ini, banyak warga di Kecamatan Barru maunya dipimpin figur berpengalaman dan punya perhatian. Persyaratan itu dimiliki Suardi Saleh.

“Kami sudah rasakan seperti apa Pak Suardi memimpin Barru. Apalagi kami sudah mendengar lagi program-program prioritasnya bersama Pak Aska. Karena itu, saya orang Kecamatan Barru siap memenangkan SS-AK,” tandasnya.

Sementara itu dihadapan warga,  Suardi Saleh kembali memaparkan program unggulannya yang digagas bersama Aska Mappe.

Calon bupati petahana itu pun berharap Pilkada 2020 berlangsung dengan penuh kedamaian dan saling menghargai.

“Mari junjung tinggi sipakatau (saling menghormati), sipakalebbi (saling menghargai) dan sipakainge (saling mengingatkan),” pinta Suardi kepada warga. (*)