GOWA, Linisiar.id – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gowa kini memasuki pekan kedua.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berusaha keras memutus mata rantai penularan virus corona atau Covid-19.
Antara lain melakukan penjagaan ketat di wilayah-wilayah perbatasan Kabupaten Gowa dengan Makassar dan Kabupaten Takalar, untuk membatasi aktivitas warga di luar rumah.
Langkah lainnya adalah menggelar rapid test secara massal. Pelaksanaan rapid test ini diprioritaskan di pasar-pasar dan perbatasan yang memiliki pos-pos penjagaan selama pemberlakuan PSBB.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, saat memimpin pertemuan dengan jajarannya melalui telekonferensi, Senin (11/5/2020), mengatakan, tes cepat atau skrining awal ini dijadwalkan tiga hari, 12-14 Mei 2020.
Menurut bupati, rapid test massal ini untuk melakukan deteksi terhadap orang yang terpapar virus corona.
Bupati berharap, setiap warga yang masuk ke Kabupaten Gowa agar melakukan skrining awal tersebut.
Dijelaskan, bila ada warga yang suhu tubuhnya berada di atas 37,5 atau 38 derajat, maka bisa langsung dilakukan rapid test. Sedangkan jika hasilnya reaktif, maka langsung ditindaklanjuti untuk pemeriksaan swab.
Pemkab Gowa menyasar wilayah perbatasan Kabupaten Gowa dan pasar, karena kedua lokasi ini adalah tempat yang memiliki peluang besar terjadinya penyebaran virus corona. (*)












