Tahun ini, Arab Saudi Batasi Jamaah Haji Hanya 1.000 Orang. Ada Juga Syarat Umur!

ilustrasi

JAKARTA, Linisiar.id – Kabar baru datang dari pemerintah Arab Saudi mengenai pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 ini.

Kementerian Urusan Haji dan Umroh Arab Saudi telah memastikan bahwa hanya 1.000 jamaah yang boleh menunaikan ibadah Haji pada tahun ini.

Kantor berita Reuters mengabarkan, 1.000 jamaah tersebut terdiri atas penduduk lokal serta mereka yang menetap di Arab Saudi.

Kesempatan menunaikan ibadah haji itu juga terbuka bagi warga negara lain, termasuk orang Indonesia, yang sudah lama menetap di Arab Saudi.

Menteri Urusan Haji dan Umroh Arab Saudi, Mohammed Benten, mengatakan, pembatasan jumlah jamaah ini karena pertimbangan ancaman virus corona.

Mohamed Benten menjelaksan, pihaknya sudah menyiapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menunaikan ibadah haji tahun ini.

Salah satu di antaranya, jamaah harus berusia di bawah 65 tahun. Selain itu, jamaah tidak sedang menderita penyakit kronis.

Sebelum tiba di kota suci Mekkah, calon jamaah haji akan menjalani tes kesehatan. Setelah selesai menunaikan ibadah haji, jamaah diwajibkan untuk mengisolasi diri untuk waktu yang belum ditentukan.

Ia menambahkan bahwa jamaah dari negara lain akan dilarang dulu untuk mengikuti ibadah haji tahun ini.

Namun, pengecualian akan diberikan untuk warga negara asing yang memang sudah menetap di Arab Saudi.

Sebagai perbandingan, dikutip dari Arab News, tahun 2019 lalu ada 1,8 juta jamaah dari negara lain di Arab Saudi.

Hingga awal pekan lalu, Arab Saudi tercatat memiliki 161 ribu kasus serta 1300 korban jiwa akibat virus Corona. Menurut kantor berita Al Jazeera, angka kasus terus menanjak dalam dua pekan terakhir.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Agama (Kemenag) RI memutuskan, tahun ini tidak memberangkatkan calon jamaah haji dari Indonesia.

Selain karena hingga awal Juni 2020 tidak ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi, juga karena pertimbangan ancaman virus corona. (*)