Surat Edaran Bersama, Warkop dan Rumah Makan Dibatasi Hingga Pukul 19.00 Wita

PALOPO, Linisiar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo bersama unsur Forkopimda Palopo menerbitkan surat edaran bersama untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Palopo yang diteken Kamis (17/9/2020).

Surat edaran bersama ini ditandatangani Walikota, ketua DPRD, kepala Kejari Palopo, ketua PN Palopo, Kapolres, Dandim, kepala Kemenag Palopo, ketua MUI, dan ketua FKUB.

Surat edaran ini berisi tentang peningkatan disiplin dan mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Palopo.

Surat edaran bersama ini ditujukan untuk pengelola rumah makan, kafe, warkop, dan pedagang pasar.

Bagi pengelola rumah makan, warkop, kafe, atau tempat sejenis lainnya, agar:

1. Membatasi aktifitas pengelolaan usaha hanya sampai paling lambat pukul 19.00 Wita.

2. Mengatur jarak antara kursi pengunjung minimal 1 (satu) meter serta membatasi dan mengurangi jumlah kursi dan meja makan, sehingga terpenuhi unsur-unsur protokol kesehatan.

3. Memprioritaskan pelayanan untuk pembelian dibawa pulang (take away) baik secara langsung maupun online.

4. Pengelola, pelayan dan pembeli/pengunjung wajib menggunakan masker.

5. Pengelola tidak melayani bagi pengunjung atau pembeli yang tidak menggunakan masker.

6. Apabila terdapat pelanggaran protokol kesehatan di tempat usaha, maka petugas akan memberikan sanksi denda atau penutupan tempat usaha sesuai dengan ketentuan Peraturan Walikota Palopo Nomor 10 Tahun

2020.

7. Para pengelola dan para pengunjung agar dapat memaklumi apabila sewaktu-waktu petugas dari Dinas Kesehatan Palopo akan mengunjungi tempat usaha untuk melakukan rapid test terhadap pengunjung, tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Sedangkan bagi para pedagang di pasar, agar:

1. Menggunakan masker pada saat perjalanan menuju pasar dan selama berdagang di pasar.

2. Memastikan pembeli/konsumen menggunakan masker dan tidak melayani pembeli/konsumen yang tidak menggunakan masker.

3. Pembeli/konsumen yang tidak menggunakan masker akan dikenakan denda atau sanksi sosial oleh petugas yang berwenang.

4.  Pedagang yang tidak menggunakan masker atau melanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi denda atau penutupan tempat usaha sesuai Peraturan Walikota Palopo Nomor 10 Tahun 2020.

5. Para pedagang dan pembeli/konsumen agar dapat memaklumi apabila sewaktu-waktu petugas dari Dinas Kesehatan Palopo mengunjungi pasar untuk melakukan rapid test bagi pembeli/konsumen tanpa pemberitahuan sebelumnya. (*)