Kamis, Oktober 21, 2021

Sahruddin Said Sosper Pembentukan Kepulauan Sangkarrang

Populer

MAKASSAR, Linisiar.id – Anggota DPRD Makassar Sahruddin Said menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 3 tahun 2015 tentang Pembentukan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang di Hotel Almadera, Senin (30/8/2021).

Hadir sebagai Narasumber Direktur Pascasarjana Universitas Bosowa (Unibos) Prof Batara Surya dan Akademisi Unibos Dr Haeruddin Saleh serta Camat Sangkarrang Akbar Yusuf.

Sahruddin Said mengatakan, pembentukan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang bukan hal yang mudah dilakukan. Butuh proses panjang selama 20 tahun.

“Alhamdulillah, Kecamatan Sangkarrang terbentuk pada saat saya menjadi anggota DPRD Makassar periode pertama saya,” ungkapnya.

Politisi PAN itu mengatakan, orang kepulauan merupakan orang penting di lingkup Kota Makassar.

“Orang pulau bukan anak tiri. Kecamatan baru ini terbentuk pada saat menjadi anggota DPRD periode pertama. Alhamdulillah bisa gol pada saat ibu memilih saya sebagai anggota DPRD,” ungkapnya.

Meskipun begitu, anggota Komisi D itu mengatakan, sampai saat ini masih banyak kekurangan infrastruktur di kepulauan.

“Ada banyak kesusahan di pulau, mulai dari kesusahan hari, air, dan lampu (penerangan). Pulau selalu dianggap tidak penting. Makanya saya berjuang melawan 49 orang (legislator). Pada saat penganggaran tidak pernah perjuangkan pulau. Tapi saya tidak pernah mengabaikan pulau, karena merupakan tempat kelahiran saya,” jelasnya.

“Puskesmas saya perjuangkan untuk dibangun di setiap pulau. Alhamdulillah sudah ada beberapa yang dibangun dan sudah bisa berobat. Tinggal tambah petugas nakes,” pungkasnya.

Sementara itu, Akademisi Unibos Prof Batara Surya mengatakan, pembentukan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang untuk memudahkan pelayanan masyarakat.

“Perda ini untuk memberikan kemudahan ke masyarakat akan pelayanan. Yang paling penting harus ada kelompok dalam masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, masyarakat harus punya kemandirian untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Paling utama yang difokuskan adalah kesejahteraan. Kalau sejahtera anak bisa sekolah dan melanjutkan ke pendidikan. Suatu kebanggaan kalau ibu bisa lakukan. Contoh Pak Ajid anak pulau yang menjadi anggota DPRD dan mungkin itu bisa juga dilakukan,” paparnya.

Pihak Unibos pun tertarik untuk memberikan dan meningkatkan perekonomian di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

“Kesejahteraan keluarga yang paling utama harus dilakukan. Insya allah kita akan berikan pelatihan untuk meningkatkan produksi warga kepulauan. Yang terpenting kita harus punya kemauan,” katanya.

“Kita akan berikan cara bagaimana mengelola apa yang ada di kepulauan, misalnya rumput laut. Kita harus menjaga ekosistem pulau. Jangan gunakan alat tertentu untuk menghancurkan itu,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Camat Sangkarrang Akbar Yusuf menjelaskan, lahirnya Perda ini secara otomatis warga pulau sudah berdiri sendiri.

“Perda ini lahir tidak lain dan tidak bukan merupakan aspirasi dari Sahruddin Said saat duduk periode pertama. Ini perjuangan Sahruddin Said sehingga terbentuklah Perda ini dan terbentuk Kecamatan Kepulauan Sangkarrang,” ungkapnya.

Ia mengatakan, jika ingin membangun Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, maka perlu kolaborasi yang baik.

“Jika ingin membangun, saatnya kita berkolaborasi. Akademisi, legislatif, dan eksekutif itu sudah sangat luar biasa. Kami pemerintah setempat akan mengeksekusi kegiatan tersebut untuk kepentingan masyarakat. Keinginan kami membawa masyarakat Sangkarrang lebih baik,” jelasnya. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru