MAKASSAR, LINISIAR.ID — Calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Andi Aslinda, menggagas program pemeriksaan kesehatan berkala (medical check-up) bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik).
Program ini menjadi bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat di lingkungan kampus.
Gagasan tersebut disampaikan Aslinda seusai menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis (15/10/2026).
Menurut Aslinda, peningkatan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi tidak hanya bertumpu pada kompetensi akademik dan profesionalisme, tetapi juga perlu didukung kondisi kesehatan fisik dan mental yang baik.
Karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala dinilai penting sebagai langkah preventif untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran dosen dan tenaga kependidikan terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
“Program ini bertujuan untuk menjaga kondisi kesehatan sivitas akademika sehingga produktivitas kerja dapat terus meningkat. Pada akhirnya, kita ingin mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan benar-benar mendukung kesejahteraan di lingkungan UNM,” ujar Aslinda.
Guru besar ilmu administrasi publik tersebut menjelaskan, program pemeriksaan kesehatan berkala juga diarahkan untuk memperluas akses layanan kesehatan dan edukasi mengenai pola hidup sehat bagi warga kampus.
Menurut dia, perhatian terhadap kesehatan dosen dan tenaga kependidikan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan tata kelola perguruan tinggi.
Aslinda menilai, dosen dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, kesejahteraan mereka perlu menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan UNM ke depan.
Ia menegaskan, pembangunan perguruan tinggi tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan prestasi akademik, penguatan infrastruktur, dan reputasi kelembagaan, tetapi juga harus memperhatikan kualitas hidup sumber daya manusia yang menjadi penggerak utama institusi.
Melalui program tersebut, Aslinda ingin mendorong pendekatan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih berorientasi pada pencegahan masalah kesehatan, peningkatan produktivitas, dan kesejahteraan warga kampus.
Gagasan pemeriksaan kesehatan berkala ini menjadi salah satu program yang ditawarkan Aslinda dalam pemilihan Rektor UNM, khususnya pada aspek penguatan sumber daya manusia dan kesejahteraan.
Ia berharap program tersebut dapat mendukung terwujudnya UNM sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdampak, dan berdaya saing global, dengan tetap menempatkan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari prioritas pengembangan institusi.













