Proyek Fisik yang Berjalan di Sinjai Pakai Dana Pinjaman

ilustrasi pembangunan jalan (int)

SINJAI, LINISIAR.ID – Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) rupanya berdampak terhadap beberapa proyek fisik di Kabupaten Sinjai dibatalkan.

Pasalnya, dari 413 paket pengadaan barang dan jasa di tahun 2020 ini, banyak diantaranya dibatalkan khususnya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Yang tidak ada pemangkasan hanya untuk urusan pendidikan dan kesehatan, sedangkan lainnya dikurangi. Adapun pekerjaan fisik yang berjalan sekarang ini yaitu bersumber dari dana pinjaman daerah” kata Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Sinjai, Haris Achmad, dalam rilis Kominfo Snjai, Rabu (24/6/2020).

Terkait konstruksi fisik yang menggunakan dana pinjaman Rp 185 milyar, kata Haris, semuanya telah selesai tahapan tender dan saat ini dalam tahap pekerjaan fisik.

Dana pinjaman daerah ini terdiri dari 7 paket jalan yang tersebar di delapan kecamatan dengan anggaran Rp. 160 milyar rupiah dan 6 paket jembatan dengan anggaran Rp. 25 milyar.

“Meski ditengah pandemi Covid-19 ini, proyek konstruksi fisik tetap jalan karena adanya dana pinjaman daerah,  dibanding daerah lain yang sama sekali tidak ada yang jalan,” ungkapnya.

Pekerjaan jalan dan jembatan ini sesuai dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai yakni pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan 500 km.

Serta pemeliharaan jalan dan  jembatan secara merata sampai ke pelosok desa.(*)