Berita  

PLN Terus Tingkatkan K3 dalam Sistem Ketenagalistrikan

Bagikan

MAKASSAR, LINISIAR.ID – Dalam rangka Bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), yang diperingati setiap Januari hingga Februari setiap tahunnya, maka digelarlah berbagai kegiatan yang mendorong upaya penerapan dan pelaksanaan K3. Salah satunya dengan Apel dan Inspection Day.

PT PLN (Persero) pun, terus meningkatkan K3 dalam sistem ketenagalistrikan. Melalui penerapan visi Zero Harm, Zero Loss, PLN mampu tekan angka kecelakaan kerja sekaligus menjaga layanan kelistrikan tetap andal dan aman.

Pada Inspection Day Bulan K3 yang juga dilaksanakan di Makassar, Jumat (2/2/2024), General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdin menjelaskan PLN berkomitmen mengutamakan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap proses bisnisnya.

“Komitmen tersebut membuktikan bahwa PLN peduli dengan nyawa setiap manusia yang bekerja di wilayah kerja PLN maupun seluruh manusia yang berada di sekitar aset milik PLN,” ujar Andy, yang mengaku pada 2023 lalu masih terjadi kecelakaan kerja di instansinya.

Andy menambahkan momen Bulan K3 Nasional dianggap sebagai pengingat aspek K3 pada tiap tahunnya. “Listrik yang kita hadirkan jelas penting dan menjadi kebutuhan bagi pelanggan. Oleh karena itu, terapkan K3 dengan disiplin dalam bertugas, agar esok hari dan selanjutnya kita dapat terus melanjutkan peran mulia ini,” tambah Andy.

Andy merinci, dalam kegiatan tersebut PLN menyiagakan pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dan Pelayanan Teknik (Yantek) serta menggelar peralatan untuk memastikan aspek K3 petugas PLN.

Sementara itu, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Adi Priyanto memaparkan bertepatan dengan bulan K3, PLN menggelar kegiatan Inspection Day di seluruh Indonesia sebagai perwujudan komitmen seluruh insan PLN dalam mengutamakan keselamatan pada setiap proses pekerjaan.

“Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab K3, melainkan harus menjadi tanggung jawab kita semua. Setiap pegawai, dari pekerja lapangan, pekerja operasional hingga pimpinan tertinggi memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan kerja,” papar Adi.(**)