LUTIM, Linisiar.id – Setelah resmi dilantik 26 September 2020 lalu, Pejabat sementara (Pjs) Bupati Luwu Timur, Dr. Jayadi Nas, sudah mulai menjalankan tanggungjawabnya di Bumi Batara Guru selama 71 hari mendatang.
Melalui rapat koordinasi (rakor) didampingi Sekretaris Daerah, H. Bahri Suli, Senin (28/9/2020), Pjs. Bupati Lutim menekankan beberapa poin penting yang harus diimplementasikan.
Rakor itu ikut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan Kepala Bagian Setdakab di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur.
Jayadi Nas menyampaikan, poin pertama adalah memastikan pelayanan pemerintah tetap berjalan dengan baik.
“Pelayanan pemerintahan itu paling penting. Saya sangat berharap agar pelayanan itu dilakukan dengan sangat baik. Seperti pelayan masyarakat harus lebih dulu berada di kantor daripada masyarakat yang membutuhkan pelayanan, kemudian tidak ada sektoral,” ujarnya.
Kedua, menjamin keamanan dan ketertiban. Sebab, berdasarkan data indeks rawan pilkada, Lutim berada di posisi kedua.
“Saya berharap kita semua itu menjalin keamanan dan ketertiban, karena saya ingin membawa dari zona merah ke zona hijau, itu target saya,” katanya.
“Sebentar saya akan koordinasi dengan pihak kapolres untuk membicarakan beberapa hal yang berkaitan bagaimana menciptakan keamanan dan ketertiban, karena kalau kita tidak solid, itu sulit. Makanya, Forkopimda harus solid,” tandasnya.
Ketiga, mengawal perencanaan, pelaksanaan hingga akhir pilkada ini, sampai terpilih calon bupati dan wakil bupati.
“Karena itu, saya sangat berharap kepada kita semua, insya Allah pilkada ini kalau kita kompak tidak ada itu masalah. Jadi kami diminta untuk mengawal bagaimana proses pilkada ini mampu melahirkan pemimpin yang betul-betul hasil pilihan rakyat,” jelas Jayadi.
Keempat, Jayadi Nas menegaskan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) itu harga mati. Jangan ada yang coba-coba melakukan gerakan tambahan dan tidak menggunakan simbol-simbol pangan calon tertentu.
“Keberpihakan pasti ada karena kita diberikan hak politik yaitu hak untuk memilih dan dipilih. Saya mau kita fokus pelayanan dan dalam pelayanan tidak mengenal ini kosong satu, ini kosong dua. Tidak ada itu,” katanya.
“Keberpihakan itu tidak bisa dihindari tapi berpihak untuk diri kita sendiri dan tidak berpihak untuk yang lain,” imbuhnya.
Kelima, penangan covid dan penegakan aturan, dimana para pejabat pemerintahan harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan. Kemudian keenam, RAPBD 2021 dikawal dengan baik.
“Disiplin pakai masker, disiplin cuci tangan, penyemprotan disinfektan di kantor-kantor, semua jajaran Pemerintah harus berperan dalam mencegah penularan Virus Corona di Lutim,” katanya.
Di akhir rakor, Jayadi Nas mengajak untuk menjaga kekompakan, semangat, dan menjamin pemerintahan berjalan baik. (*)












