Pensiun Dini dari Polri, Ini Alasan Aska M Ikut Bertarung di Pilkada Barru

Kompol Purnawirawan (Purn) Polri, Aska Mappe

BARRU, Linisiar.id – Aska Mappe maju sebagai calon Wakil Bupati Barru di Pilkada 2020.

Ia mendampingi calon Bupati Barru petahana, Suardi Saleh.

Pasangannya diusung empat Parpol dengan jumlah total 11 kursi. Antaralain PKS, PDIP, Demokrat dan NasDem.

Lelaki kelahiran Barru, 15 januari 1965 itu resmi ditetapkan sebagai kandidat calon wakil bupati oleh KPU setelah mengikuti beberapa tahapan, dan semua memenuhi syarat.

Mulai tahapan verifkasi berkas, tes kesehatan, persetujuan Parpol hingga surat resmi pengunduran diri dari Polri telah dipenuhi.

Tak butuh waktu lama bagi Aska Mappe mengurus persyaratan – persyaratan tersebut.

Tenggat waktu tiga hari untuk melengkapi seluruh berkas berhasil dipenuhi.

Ia pun dinyatakan resmi jadi pendamping Suardi Saleh menggantikan posisi Andi Mirza Riogi yang didiskualifikasi karena tidak lolos di tes kesehatan, atau positif narkotika.

Saat diwawancara, pria empat anak berjiwa petarung itu mengaku, pencalonannya sebagai wakil bupati mendampingi Suardi Saleh tidak pernah terbayangkan.

Sebab tahapan Pilkada saat itu sudah berproses. Bahkan alat peraga kampanye pasangan Suardi Saleh dengan pasangan sebelumnya sudah tersebar.

Namun takdir berkata lain, dalam waktu singkat Aska Mappe terpilih mengisi calon wakil menggantikan Andi Mirza Riogi melalui kendaaran pertama DPC PKS Barru.

“Ini takdir tuhan,” kata Aska Mappe dengan nada rendah.

Aska Mappe mengungkapkan, maju dalam perhelatan Pilkada 2020 bukan karena sebuah jabatan belaka.

Tetapi kepentingan masyarakat menjadi alasan utama, untuk mengabdi.

“Saya bersyukur apa yang telah saya raih di Polri. Tetapi saya ingin merasakan bagaimana berkiprah di bidang politik untuk mengabdi di masyarakat,” ujarnya.

Aska Mappe diketahui sudah 35 tahun berkiprah di kepolisian, umumnya bertugas di bidang Reskrim.

Selama jalankan tugas, suami Harlina, A Ma itu sukses mengukir prestasi gemilang, khususnya pada bidang pelayanan.

Diantaranya, mantan Kapolsek Barru dan Tanete Riaja itu dua kali meraih rangking penanganan kasus korupsi se-Indonesia.

Ranking satu se-Indonesia penanganan kasus korupsi, tepatnya tahun 2008, dan rangking dua pada 2010.

Aska berharap pasangan nomor urut dua dengan slogan SS – AK dapat terpilih, sehingga niat pengabdiannya untuk masyarakat terwujud.

“InsyaAllah optimis (terpilih), apalagi yang saya dampingi adalah pempimpin yang sudah terbukti nyata kinerjanya dan dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (*)