Jumat, Januari 21, 2022

Pemkot Palopo Mendapat Arahan TPKAD tentang Perluasan Akses Keuangan Daerah

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Wali Kota Palopo, HM Judas Amir menghadiri rapat koordinasi nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), yang berlangsung di rumah jabatan Saokotae, Kamis (16/12/2021).

Kegiatan ini merupakan pertemuan TPAKD tingkat nasional yang melibatkan seluruh aparatur keuangan daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam rangka perluasan akses keuangan di daerah.

Pertemuan ini merupakan bagian dari proses mekanisme koordinasi TPAKD, yang dilaksanakan setahun sekali di tingkat nasional, guna memberikan arahan kebijakan dan strategi dalam pengembangan TPAKD ke depan.

Sejak tahun 2016, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dengan Kementerian Dalam Negeri telah menginisiasi program perluasan akses keuangan melalui TPKAD.

Forum ini adalah koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Plh Ditektur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri, Agus Fatoni, mengatakan bahwa TPKAD lahir dari inisiasi dalam rangka yang membentuk tim yang penting bagi pemerintah daerah dalam mempercepat akses keuangan, mendukung kemandirian, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Tujuannya, untuk mencapai tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen di tahun 2024 sebagaimana ditetapkan Presiden Joko Widodo.

“Kita semua merasakan dampak covid-19 yang mengakibatkan turunnya pertumbuhan ekonomi global dan telah memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Program pemulihan ekonomi nasional merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk menjaga dan memperkuat pergerakan roda perekonomian,” katanya.

Menurutnya, TKPAD secara aktif telah terlibat dalam usaha pemulihan ekonomi nasional melalui skema pembiayaan aplikatif yang telah diluncurkan dan diadopsi oleh berbagai daerah di Indonesia.

Ia menjelaskan, peranan TPKAD terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di masa pandemi ini sangat penting.

Sebab, pertama, hal ini sejalan dengan tujuan dari TPKAD, antara lain, untuk mendorong kesediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat melalui berbagai inovasi dan terobosan baru guna mendukung perekonomian daerah.

Kedua, mendorong adanya aliansi strategis dan peran serta satuan perangkat kerja perwakilan lembaga kementrian di daerah, lembaga jasa keuangan dan pemangku kepentingan terkait, dalam rangka perluasan akses keuangan di daerah.

Ketiga, menggali potensi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk jasa keuangan dalam rangka pemerataan ekonomi dan pengendalian daerah.

“Mendorong optimalisasi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif. Antara lain, mengembangkan UMKM serta rintisan membiayai pembangunan sektor prioritas, dan mendukung program pemrintah dalam upaya meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia,” tandasnya.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru