LUWU, Linisiar.id – Melalui kegiatan Jum’at Bersih dan coffee morning yang dilaksanakan di halaman Sentra IKM Barambing, Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Suli, Jum’at (4/9/2020), Pemkab Luwu bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu akan bersinergi mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Terutama para pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.
Dialog santai ini menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu, Erni Veronika Maramba, Wakapolres Luwu, Kompol H Abdul Salam, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Luwu, Rudi R Dappi, Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Andi Palanggi, Kepala Dinas Kominfo, Anwar Usman, Kasatpol PP, Andi Iskandar, Camat Suli, Ilyas Mappiwali, dan para kepala desa se-Kecamatan Suli.
Pada kegiatan ini disepakati mengaktifkan kembali Sentra IKM (Industri Kecil Menengah) Barambing untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan
“Sentra IKM Barambing kita akan aktifkan kembali. Rencananya pada tanggal 17 september 2020 nanti, kita akan launching pemanfaatannya sekaligus dirangkaikan dengan Pekan UMKM Expo selama seminggu,” kata Asisten II Pemkab Luwu, Andi Palanggi
Mengenai teknis pelaksanaan pekan UMKM Expo, Andi Palanggi mengatakan, akan membahasnya dengan instansi dan bagian yang membidangi.
“Dalam waktu dekat, kita akan mengadakan pertemuan menindaklanjuti hasil pertemuan hari ini. Peserta yang akan mengikuti Pekan UMKM Expo merupakan perwakilan dari 22 kecamatan yang menampilkan hasil karyanya,” katanya.
“Baik itu berupa makanan, minuman, maupun kerajinan dari hasil kreatifitas mereka. Kita berharap dengan terlaksananya kegiatan ini nantinya, dapat menjadi awal berkembangnya Sentra IKM Barambing,” tambahnya.
Kajari Luwu, Erni Veronika Maramba mengatakan, akan senantiasa mendampingi pemerintah daerah untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat Indonesia, terkhusus di Kabupaten Luwu.
“Ada beberapa yang harus kita perhatikan dan dibantu untuk bangkit kembali. Diantaranya para pelaku UMKM, Bumdes, UPK, dan gapoktan,” kata Erny Veronika Maramba.
Untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat, maka Kajari Luwu berharap Dinas Koperasi, UKM dan Koperasi, Dinas DPMD, serta Dinas Pertanian aktif melakukan pendataan. (*)












