Pegadaian Makassar Paparkan Pencapaian dan Penghargaan Tahun 2020

MAKASSAR, Linisiar.id – Pegadaian Kanwil VI Makassar sukses merealisasikan omset mencapai Rp14,99 miliar per September 2020, naik dari realisasi tahun sebelumnya yakni sebesar 23,36 persen.

Pimpinan Wilayah Pegadaian VI Makassar, Alim Sutiono menjelaskan, realisasi Rp14,99 miliar telah mencapai 76,25 persen dari target hingga Desember 2020 yang sebesar Rp19,66 miliar.

“Meski begitu, realisasi dana yang tersalur atau out standing loan (OSL) posisi September 2020 mencapai 103,14 persen. Capaiannya sebesar Rp6,76 miliar dari target hingga Desember 2020 mencapai Rp6,55 miliar,” pungkas Alim di media gathering Pegadaian VI Makassar, Kamis, (15/10/2020).

Lebih lanjut Alim menjelaskan, berbagai program yang dihadirkan Pegadaian membawa kinerja yang baik, hal tersebut didukung dengan realisasi program yang baik pula.

“Kami berterimakasih kepada teman teman media karena atas pemberitaannya berbagai program kami bisa terealisasi dengan baik dan bisa sampai ke masyarakat. Program gadai misalnya mengalami pertumbuhan hingga 30 persen. Program kami seperti tukar sampah dengan emas memenangkan penghargaan di Asia, program tabungan emas kami mengalami pertumbuhan hingga 100 persen dan masih banyak lagi.”ungkap Alim

Sementara untuk OSL rata-rata per September 2020 juga telah melebihi target dengan capaian 104,26 persen. Realisasinya hingga September 2020 sebesar Rp6,33 miliar, jauh dari target yang hanya Rp6,07 miliar.

Kinerja lain Pegadaian VI Makassar yang telah mencapai target yaitu nasabah. Pertumbuhan nasabah Pegadaian VI Makassar mencapai 21,64 persen dengan realisasi hingga September 2020 sebanyak 1.592.939. Tercapai 101,54 persen dari target 1.568.833 nasabah.

“Laba bersih, Pegadaian VI Makassar telah mencapai realisasi 78,25 persen atau sebesar Rp712,57 miliar dari target Rp910,60 miliar. Capaian ini tumbuh 14,09 persen secara tahunan atau yoy,” jelasnya.

Lebih jauh kata Alim, berbagai pencapaian tersebut menjadi kesyukuran tersendiri bagi PT Pegadaian wilayah VI terutama karena berbagai programnya mampu membantu masyarakat di tengah pandemi covid 19.