Paripurna Perubahan APBD 2020, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Bantaeng

Rapat Paripurna mendengarkan pemandangan umum fraksi DPRD Bantaeng terhadap rancangan KUA - PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Bantaeng, Senin (14/9).

BANTAENG, Linisiar.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantaeng mengapresiasi kerja-kerja Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian yang senantiasa hadir memfasilitasi pelaksanaan Rapat Paripurna secara virtual, khususnya ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

Hal tersebut diungkapkan pada Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kab. Bantaeng terhadap rancangan KUA – PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Bantaeng, Senin (14/9).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah, dihadiri oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin serta para Kepala SKPD lingkup Pemkab Bantaeng, baik yang hadir secara langsung maupun melalui virtual.

Pada kesempatan itu, seluruh fraksi menyatakan setuju agar ramcangan KUA – PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 ini untuk dilanjutkan pembahasannya bersama dengan DPRD Kab. Bantaeng.

Selain memberi apresiasi atas kerja-lerja eksekutif, seluruh fraksi juga memberi catatan dan harapan kepada Pemerintah Daerah.

Penyampaian pemandangan umum diawali oleh fraksi Partai Kebangkitan Bangsa yang meminta agar pemda meningkatkan sistem pengawasan internal agar pembangunan bisa tercapai dengan baik.

Sementara, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) memberi catatan terkait anggaran bencana banjir, yang membutuhkan perbaikan pasca banjir, baik infrastruktur maupun kerusakan fasilitas warga masyarakat. F-PKS menanyakan berapa besar anggaran yang dialokasi untuk perbaikan akibat bencana tersebut.

Sementara itu, Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) meminta penjelasan mengenai rencana perubahan anggaran pendapatan, dimana sasaran terbesar adalah untuk biaya kesehatan. F-PAN berharap Dinas Kesehatan memikirkan perbaikan sarana puskesmas. (*)