MAKASSAR, LINISIAR.ID – Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia (TMI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Dr Mulyadin Abdullah menyampaikan selamat atas penghargaan Satyalencana Wamentan Sudaryono setelah kinerjanya menyukseskan Swasembada Pangan di Indonesia.
Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryanono menerima tanda kehormatan/penghargaan yang diberikan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, pada Rabu (07/1) lalu.
“Selamat untuk Wamen Kementerian Pertanian RI bapak Sudaryono pemberian tanda kehormatan Satyalencana atas kinerja membantu negara mewujudkan Swasembada Pangan tanah air,” kata Dr Mulyadin Abdullah dalam siaran resminya, Kamis (08/1) di Makassar.
Menurut pria yang akrab disapa bang Mul ini, penghargaan atau tanda kehormatan adalah bentuk keaktifan Wamen Sudaryono yang juga merupakan Dewan Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia mengelola dan menggerakkan produksi hasil pertanian.
“Semakin dekatnya himpunan atau organisasi yang mengawal aspirasi petani di dalam pemerintahan tentu salah satu wujud kesejahteraan bagi petani, tentu ini yah kabar baik untuk petani kita di Indonesia,” ujarnya.
Dia berharap, penghargaan yang diberikan juga jadi pemicu untuk tidak lelah menyuarakan suara-suara dari desa maupun perkotaan yang masih memiliki sawah dan petani. Bukan saja soal menggerakkan produksi, namun memikirkan kesejahteraan petani Indonesia.
“Sebagai representasi petani yang memiliki akses ke pemerintah, sekiranya kita semakin dekat dengan pemerintah dan petani kita tidak cuma diminta menggenjot produksi, namun memikirkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan status Swasembada Pangan yang dirangkaikan dengan Panen Raya, pada Rabu (07/1) pagi.
Adapun acara itu dipusatkan di Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar). Kegiatan ini juga diikuti seluruh daerah dengan Daring.
Prabowo memberikan penghargaan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam mendukung pencapaian Swasembada Pangan Nasional sepanjang Tahun 2025 ke beberapa daerah, tokoh tani. Salah satunya Wamentan RI Sudaryono. (*)











