Kepala Bappeda Sinjai Paparkan Program Inovasi Penanganan Stunting

Di hadapan para panelis dan peserta dari pertemuan, A Ilham Abubakar memaparkan secara singkat program strategis penangan stunting khususnya 4 aksi di dalamya yaitu analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting dan peraturan Bupati terkait peran desa dalam penanganan stunting

LINISIAR.ID, SINJAI – Kepala Bappeda Kabupaten Sinjai, Drs A Ilham Abubakar, mempersentasekan Program Konvergensi Penanganan Stunting pada kegiatan Penilaian Kinerja dalam pertemuan Konvergensi Penanganan Stunting tingkat Provinsi Sulsel di Ballroom lantai 1 Hotel Four Point By Sheraton Makassar,  Rabu (7/10/20).

Di hadapan para panelis dan peserta dari pertemuan, A Ilham Abubakar memaparkan secara singkat program strategis penangan stunting khususnya 4 aksi di dalamya yaitu analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting dan peraturan Bupati terkait peran desa dalam penanganan stunting.

“Dengan melibatkan seluruh unsur terkait di tahun 2020 ini kami juga membuat inovasi Madeceng (Masyarakat Desa Cegah Stunting),  Parenting (Posyandu Remaja Cegah Stunting),  Gunting rumput (tanggulangi stunting dengan rumput laut)  dan inovasi SIBANTU LO (Sinjai Bebas Stunting dengan Daun Kelor), ” sebutnya.

Ilham menambahkan, percepatan penurunan angka stunting saat ini menjadi salah satu diantara fokus Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk membentuk generasi yang berkualitas dan sehat di masa mendatang.

Melalui inovasi tersebut akan menjadi landasan utama untuk mencegah permasalahan terjadinya gagal tumbuh ini. Dalam kegiatan ini melibatkan 11 Kabupaten yang menjadi lokus penanganan stunting tahun 2020 di Sulsel diantaranya, Kabupaten  Sinjai,  Enrekang,  Bone, Selayar,  Pinrang, Gowa,  Pangkep, Toraja Utara,  Jeneponto, Tana Toraja dan Takalar.(*)