JAKARTA, Linisiar.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI membuka kesempatan para guru di Indonesia mengkuti program Guru Penggerak.
Pendaftaran program Guru Penggerak angkatan pertama sudah dibuka mulai awal pekan ini hingga 22 Juli 2020.
Terbuka untuk guru di sekolah negeri maupun swasta. Juga untuk guru yang berstatus ASN/PNS maupun non-ASN.
Tahun ini, Kemendikbud RI menargetkan program tersebut bisa diikuti 2.800 calon Guru Penggerak.
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Iwan Syahril, menyampaikan, seleksi program Guru Penggerak ini tidak mudah.
Karena itu, mereka yang mengikuti program ini harus mempunyai keinginan besar untuk menjadi pemimpin pendidikan.
“Mental yang tangguh, berani berinovasi, tertarik menjadi pemimpin-pemimpin di ekosistem pendidikan kita,” kata Iwan dalam konferensi daring, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pemipin-pemimpin pendidikan saat ini sangat dibutuhkan untuk mengangkat kualitas pendidikan.
Makanya, perlu ada kerja sama dengan pemerintah daerah agar lulusan program ini menjadi pemimpin di ekosistem pendidikan nasional.
Bagi guru yang berminat ikut program ini dapat mendaftar di laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/
“Pelan-pelan kami terus mengadakan perbaikan, sehingga bisa tumbuh secara eksponensial,” ucapnya.
Angkatan pertama sudah ditetapkan untuk ada di 56 kabupaten/kota, dan 24 provinsi.
Tim Pendukung Pendamping dan Fasilitator Program Guru Penggerak Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Kasiman, menyampaikan masing-masing daerah akan mengirimkan 50 calon Guru Penggerak.
Dari akun resmi Instagram Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud RI, berikut tahapan pendaftaran dan seleksi Guru Penggerak:
13-22 Juli 2020: Pendaftaran calon guru penggerak melalui laman sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/ b.
23-30 Juli 2020: Seleksi tahap 1 meliputi administrasi, Curriculum Vitae (CV), tes bakat skolastik, esai, studi kasus pembelajaran
24-28 Agustus 2020: Pengumuman hasil seleksi tahap 1 dan penjadwalan seleksi tahap 2
31 Agustus – 16 September 2020: Seleksi tahap 2 meliputi simulasi mengajar dan wawancara
19 September 2020: Pengumuman calon guru penggerak
5 Oktober 2020 – 13 Agustus 2021: Pendidikan Guru Penggerak
15 September 2021: Pengumuman hasil penetapan Guru Penggerak
Kriteria Calon Guru Penggerak
1. Guru PNS maupun non-PNS baik dari sekolah negeri maupun sekolah swasta
2. Memiliki akun guru di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
3. Memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1/D4
4. Memiliki pengalaman minimal mengajar 5 tahun
5. Memiliki masa sisa mengajar tidak kurang dari 10 tahun
6. Memiliki keinginan kuat menjadi Guru Penggerak 7. Angkatan pertama program Guru Penggerak akan ditunjuk untuk guru TK, SD, SMP, dan SMA. (*)












