Senin, Juni 14, 2021

Kadinkes Sebut Tak Ada Pemudik di Sulsel yang Positif Covid-19

Populer

MAKASSAR, Linisiar.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel mengklaim tidak ada pemudik yang ditemukan positif Covid 19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, mengaku pihaknya terus melakukan Random Sampling Swab Antigen, bagi para pemudik arus balik sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

Hasilnya, kata dia, tidak ada satupun pemudik yang ditemukan terkonfirmasi covid 19.

“Perhari kita rendom sempling pemeriksaan antigen 50 pemeriksaan, termasuk kita semua minta surat keterangan (bebas covid 19). Dan Alhamdulillah laporan yang kita terima belum ada yang positif, kemarin ada insiden sedikit, di salah satu pelabuhan tidak mau diperiksa, ada pejabat, tapi dipaksa diperiksa Alhamdulillah hasilnya negatif,” katanya saat ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (17/05/2021).

Lebih lanjut, Ichsan mengatakan jika ada pemudik yang ditemukan terkonfirmasi covid-19, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi di setiap posko penyekatan.

Yang pasti, mereka yang terkonfirmasi covid-19 tidak diperbolehkan masuk ataupun lewat di pos penyekatan.

“Kalaupun ada yang positif, kabupaten kota telah menyiapkan ruang atau tempat isolasi di kabupaten masing-masing, ada dikembalikan, yang pasti mereka tidak bisa masuk,” jelasnya

Ichsan menambahkan sebanyak 10 titik tempat pemeriksaan pemudik bagi para pemudik telah disiapkan, dan di setiap tempat telah di siapkan kurang lebih 50 swab tes antigen untuk penyediaan random sampling.

“Ada 10 titik yang menjadi pembahasan kita, titik pemeriksaan kita, jadi di Luwu timur di wajo di pinrang, Toraja, Toraja Utara, Bone, itu ada 10 titik, perhari kita rendom sempling pemeriksaan antigen 50 pemeriksaan, tapi kita semua minta surat surat keterangan (bebas covid 19),” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru