Ini Dinas di Sinjai yang Anggarannya Tak Dipangkas Akibat Pandemi

Pemerintah Kabupaten Sinjai mulai akan memberlakukan sistem kerja masuk kantor bagi ASN-nya dalam tatanan baru normal pada Jumat (5/6/2020). (foto: Diskominfo Sinjai)

SINJAI, LINISIAR.ID – Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) rupanya berdampak terhadap beberapa proyek fisik di Kabupaten Sinjai dibatalkan.

Pasalnya, dari 413 paket pengadaan barang dan jasa di tahun 2020 ini, banyak diantaranya dibatalkan khususnya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Yang tidak ada pemangkasan hanya untuk urusan pendidikan dan kesehatan, sedangkan lainnya dikurangi. Adapun pekerjaan fisik yang berjalan sekarang ini yaitu bersumber dari dana pinjaman daerah,” kata kata Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Sinjai, Haris Achmad, dalam rilis Kominfo Snjai, Rabu (24/6/2020).

Haris menerangkan,  dana DAK untuk sektor kesehatan yang saat ini sementara dalam proaes tender ditangani oleh 3 instansi yaitu Dinas Kesehatan,  Rumah Sakit dan Dinas Pemberdayaan Perempuan,  Perlindungan Anak,  Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

“Di Rumah sakit itu ada 3 paket dengan anggaran total38 miluar rupiah dan di Dinas Kesehatan ada 9 paket dengan anggaran 7 milyar rupiah, ” jelasnya.

Selain itu anggaran DAU di Bidang pendidikan yang tidak mengalami realokasi dan refocusing anggaran adalah satu paket untuk pengadaan seragam dan alat kelengkapan sekolah untuk siswa SD dan SMP yang merupakan salah satu program unggulan Bupati Sinjai.(*)