Minggu, Juni 13, 2021

Hasanuddin Leo Ingatkan Pentingnya Bayar Zakat Bagi Agama Islam

Populer

MAKASSAR, Linisiar.id – Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Hasanuddin Leo melakukan sosialisasi Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 5 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Zakat. Kegiatan berlangsung di Hotel Almadera Makassar, Jl Somba Opu, Sabtu (1/5/2021).

Zakat merupakan ibadah yang sifatnya mutlak bagi setiap orang Islam. Maka dipandang perlu untuk ditegakkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Makassar.

“Semoga dengan adanya perda ini bisa lebih menyadarkan diri soal hak dan kewajiban umat muslim untuk mengeluarkan zakat. Karena zakat itu kewajiban, ini perintah dalam agama Islam,” ucap Hasanuddin Leo.

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambah, zakat merupakan sumber dan potensi ekonomi umat Islam. Wajib zakat adalah orang Islam atau badan yang dimiliki oleh orang Islam yang memenuhi ketentuan tentang haul, nisab dan qadar zakat untuk membayar zakat.

“2/3 persen harta yang dimiliki wajib untuk dizakatkan. Ketika tidak dilaksanakan berarti dosa. Kata wajib adalah perintah untuk dilaksanakan, tidak bisa jika tidak dilaksanakan,” ujarnya.

Salah satu pembicara dalam sosialisasi Perda ini, Agung Wirawan menyampaikan, Zakat merupakan kewajiban karena masuk dalam rukun islam. Artinya, zakat wajib dikeluarkan bagi setiap umat muslim dan muslimat.

Jenis zakat ada dua yakni zakat fitra dan zakat mal. Zakat fitra adalah harta yang disisihkan dari sisa makanan setiap orang Islam yang dibayarkan pada bulan ramadan. Sementara zakat mal adalah harta yang disisihkan orang Islam atau badan yang dimiliki orang Islam yang dibayarkan setiap waktu.

Zakat mal bisa berupa emas, perak, uang, harta perusahaan dan perdagangan, hasil pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, peternakan, dan rikaz.

“Wajib zakat dikeluarkan pada saat masuk bulan ramadan dia lahir dan sebelum khatib turun dari mimbar masih dalam keadaan hidup maka dia wajib mengeluarkan zakat makanan,” ucap Agun Irwan.

Yang berhak mengelola zakat disebut Badan Amil Zakat (BAZ) yang dikukuhkan oleh pemerintah. sementara peruntukan zakat yakni fakir dan miskin. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru