DVI Telah Identifikasi 44 Korban Lion Air JT 610

Linisiar.ID – Jumlah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang telah teridentifikasi sebanyak 44 orang. Dengan demikian masih ada 145 orang yang belum teridentifikasi. Hasil identifikasi didapat dari tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

“Total identifikasi hingga sekarang yaitu 44 jenazah,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangannya, Selasa (6/11/2018).

Pada Selasa pukul 20.23 WIB, tim DVI menyampaikan adanya kecocokan hasil tes forensik dan ante mortem terhadap 17 jenazah. Hasil didapat dari data DNA yang diberikan pihak keluarga kepada tim DVI RS Polri.

Sebanyak 17 korban yang berhasil diidentifikasi hari ini yaitu Daniel Suharjani Jaya, Cosa Riyanda Sohab, Martono, Rebagus Nurwito Desi Putra, Imam Riyanto, Tesa Kautsar, Wahyu Aldila, Mawar Serjati, Herjuno Dartito, Mack Stanly, Ubaidilah Salabi, Ibnu Hajar Riyandi Hantoro, Mattew Darryl Pongkal, Ariawan Komardi, Paul Ferdinand Ayorbaba, Nurul Dyah Ayu Shitaresmi, dan Dony.

“Lion Air malam ini secara resmi menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga melalui upacara yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS Polri),” kata Danang.

Sebelumnya, Lion Air telah menyerahkan 27 jenazah korban kepada keluarga. Mereka adalah Rudolf Petrous Sayers, Eka Suganda, Fifi Hajanto, Hendra, Dede Anggraini, Vera Junita, Restia Amelia, Eryanto, Reni Ariyanti, Muhammad Ravi Andrian, Niar Ruri Sunarniat Soegiyono, Sudibyo Onggowardoyo, dan Mito.

Korban lain adalah Dodi Junaidi, Muhammad Nasir, Janry Efriyanto Sianturi, Karmin, Harwinoko, Verian Utama, Rohmanir Pandi Sagala, Fauzan Azima, Wahyu Susilo, Endang Sri Bagus Nita, Chandra Kirana, Monni, Hizkia Jorry Saroinsong, dan Jannatun Shintya Dewi.

Pesawat JT 610 itu jatuh dalam penerbangan dari Cengkareng ke Pangkalpinang pada 29 Oktober lalu. Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak.