Magang Nasional Batch I Segera Ditutup, Peserta Diminta Tuntaskan Tahapan Akhir

Peserta Program Magang Nasional Kemnaker menyelesaikan tahapan akhir menjelang penutupan program April 2026
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah.
Bagikan

JAKARTA, LINISIAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker) Batch I untuk segera menyelesaikan seluruh tahapan akhir program sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Program magang ini dijadwalkan berakhir pada 19 April 2026 untuk Batch 1A dan 23 April 2026 untuk Batch 1B setelah berlangsung selama enam bulan di lingkungan industri.

Tahapan akhir program menjadi krusial karena berkaitan dengan proses administrasi, penilaian, penerbitan sertifikat, serta pencairan uang saku bagi peserta.

Selain itu, fase penutupan ini juga menjadi momentum penting untuk memastikan pengalaman magang benar-benar menjadi bekal nyata dalam memasuki dunia kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menilai pengalaman enam bulan di industri merupakan modal strategis untuk meningkatkan daya saing peserta di pasar kerja.

“Pengalaman selama enam bulan ini menjadi modal penting bagi peserta untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja. Peserta kini lebih siap kerja,” ujar Darmawansyah dalam Final Briefing Magang Nasional Batch I & 1B yang digelar secara virtual, Jumat (17/4/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada peserta, perusahaan mitra, mentor, dan pengelola program atas kontribusi mereka dalam mendukung pelaksanaan magang selama enam bulan terakhir.

Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja langsung di industri, tetapi juga memperkuat kemampuan teknis dan nonteknis peserta, seperti komunikasi, kerja sama tim, dan adaptasi di lingkungan kerja.

Peserta pun diingatkan agar pengalaman tersebut didokumentasikan secara baik dalam CV atau portofolio sebagai nilai tambah saat melamar pekerjaan.

Kepala Barenbang Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, menjelaskan bahwa peserta Batch I wajib menyelesaikan presensi terakhir, laporan bulanan, serta pengisian kuesioner sebagai syarat pencairan uang saku.

Ia menegaskan bahwa kelengkapan tahapan tersebut sangat menentukan kelancaran proses penutupan program.

Penutupan Program Magang Nasional Batch I dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2026.

Pada periode 19–22 April 2026, operator perusahaan juga diwajibkan menyiapkan sertifikat magang melalui menu maganghub.kemnaker.go.id dengan melengkapi logo perusahaan, nama peserta, dan tanda tangan elektronik direksi.

Operator juga harus mengisi laporan sertifikasi kompetensi, laporan penempatan atau rekrutmen jika ada, serta kuesioner wajib sebagai bagian dari tahapan akhir.

Di waktu yang sama, mentor bertanggung jawab menyetujui presensi dan laporan harian peserta, memverifikasi laporan bulanan, memberikan penilaian bulanan dan akhir, mengisi kuesioner mentor, serta mengajukan pencairan uang saku setelah seluruh kuesioner diselesaikan.

Bagi peserta, penyelesaian seluruh tahapan akhir ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menentukan kelengkapan hasil magang, pencairan hak, serta pencatatan pengalaman kerja sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah juga tengah menyiapkan pelatihan daring dan sertifikasi kompetensi bagi peserta magang sebagai pembekalan sebelum mengikuti uji kompetensi.

Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta sekaligus memperbesar peluang mereka memperoleh sertifikat kompetensi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *