Dinas Pertanian Palopo Serahkan Data 9 BPP ke BBKP Makassar

penyerahan data 9 BPP kepada Balai Besar Karantina Pertanian Makassar disaksikan oleh Kabid Balai Besar Karantina Pertanian Makassar Hewan dan tumbuhan beserta tim dan Kepala Stasiun Kelas I Parepare, Andi Faisal SP.,MP.
Bagikan

PALOPO. LINISIAR.ID – Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kontstratani) mengikuti rapat tim supervisi dan pendampingan pelaksanaan program dan kegiatan utama Kementerian Pertanian RI yang dilaksanakan di aula Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo, Selasa 9 Juni 2020.

Dalam rapat tersebut diserahkan penyerahan data 9 BPP kepada Balai Besar Karantina Pertanian Makassar disaksikan oleh Kabid Balai Besar Karantina Pertanian Makassar Hewan dan tumbuhan beserta tim dan Kepala Stasiun Kelas I Parepare, Andi Faisal SP.,MP.

Pelaksana tugas (Plt) Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo, Andi Bakhtiar, S.Sos.,M.Si menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Balai Besar Karantina Pertanian Makassar di Kota Palopo.

Kedatangan Balai Besar Karantina Pertanian Makassar sehubungan dengan penjabaran kontsratani yang sudah dijabarkan 9 BPP atau 9 kecamatan yang ada di Kota Palopo.

Dijelaskan pada bulan April Mei 2020, Kota Palopo sudah melakukan panen padi dan pada pertengahan bulan Juni 2020 sudah dimulai penanaman baru.

“Kontstratani yang kaitannya dengan virus Corona bahwa kami diharuskan melakukan percepatan penanaman baik komoditas padi, maupun jagung,” katanya.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, Andi PM Yusmanto AM.,SP, MH, menilai respon pendampingan kontstratani di Kota Palopo sangat terbuka kepada Balai Besar Karantina Pertanian Makassar.

“Dan Alhamdulillah dengan adanya koordinasi kedepan kita bisa lebih baik terkait semua program Kemenpan masuk di Kota Palopo,” ujarnya.

Ia mengaku sudah berdiskusi dengan beberapa kepala bidang dengan kepala BPP yang ikut terlibat dalam acara tersebut agar kedepan terkait data dikelola dengan baik dan sinkron seperti terkait produksi, luas tanah.

“Sehingga apa yang dibicarakan di Palopo sama dengan apa yang dibicarakan di pusat,” tambahnya.

Untuk kontstratani itu diharapkan membuat petani-petani lebih bergairah dengan mengandalkan penyuluh-penyuluh yang ada di lapangan. 

Balai Besar Karantina akan membantu mengekspor produk unggulan yang dimiliki daerah misalnya proses persyaratan untuk diekspor ke negara lain. Usai penyerahan pada kegiatan rapat yang dihadiri pula para Kepala BPP Kota Palopo beserta jajaran Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo. Kemudian Tim Balai Besar Karantina Pertanian Makassar melanjutkan dengan kunjungan ke BPP Bara.(*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *