Desa Rinding Allo di Luwu Utara Masuk Nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Bagikan

Luwu Utara, Linisiar.id – Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan berhasil masuk ke dalam 300 besar Desa Wisata pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang diluncurkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Pengumuman ADWI 2021 disampaikan langsung oleh Menparekraf Sandiaga Uno melalui laman sosial media ADWI pada Rabu (18/8/2021).

Desa Rinding Allo masuk ke dalam 300 besar dari 1.831 Desa Wisata yang mendaftar dari 34 provinsi di Indonesia.

Data Desa Wisata Rinding Allo juga dapat diakses melalui laman jadesta.com yang akan dijadikan wadah arah penyusunan dan rencana pengembangan desa wisata oleh Kemenparekraf.

Desa Rinding Allo merupakan desa yang berada di wilayah pegunungan Luwu Utara, berjarak sekitar 60 km dari ibukota kabupaten dengan jarak tempuh sekitar 3 jam via darat.

Desa ini sangat potensi untuk dikembangkan bahkan berpotensi menjadi wisata kelas dunia yang akan berdampak langsung pada peningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Desa ini merupakan daerah perlintasan menuju Kecamatan Seko yang rencananya wilayah Seko akan menjadi segitiga emas yang akan menghubungkan 3 provinsi yakni Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Jalan menuju Desa Rinding Allo sudah diaspal sehingga beberapa bulan terakhir sangat ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun nusantara sekedar untuk menikmati pemandangan yang indah mempesona dan merasakan sensasi selimut kabut Rongkong sambil belajar menenun di kampung tenun Rongkong.

Secara umum warga Desa Rinding Allo bermata pencaharian petani dan penenun. Perkampungan dikelilingi sawah terasering dan kebun sayuran.

Sebagian rumah warga dijadikan sebagai rumah tenun sehingga menarik untuk dikembangkan menjadi desa wisata berbasis budaya.

Desa Rinding Allo sudah beberapa kali dikunjungi oleh tamu dari instansi pemerintah, instansi pendidikan atau organisasi semenjak menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Luwu Utara.

Provinsi Sulawesi Selatan menempati posisi kedua terbesar penyumbang desa wisata yang lolos ke tahap 300 besar.

Sulsel di posisi kedua dengan meloloskan 24 desa wisata.

Adapun ke-24 desa wisata dari Sulsel yang lolos tersebut tersebar di 17 kabupaten/kota di Sulsel, 6 diantaranya dari Luwu Raya, yakni Kabupaten Tana Toraja (Desa Wisata Kole Sawanga), Kabupaten Toraja Utara (Desa Wisata Lembang Nonoingan dan Panta’nankalolog), Kabupaten Luwu Timur (Desa Wisata Sorowako), Kabupaten Luwu Utara (Desa Wisata Rinding Allo), Kota Palopo (Desa Wisata Kambo). (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *