Minggu, Agustus 14, 2022

ASA Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pesantren, Rp 700 Juta Dana Hibah Digelontorkan Selama Dua Tahun

Populer

SINJAI, LINISIAR.ID – Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pondok pesantren (Ponpes) yang ada di Bumi Panrita Kitta.

Sebagai buktinya, tahun 2020 ini, ASA menggelontorkan bantuan dana hibah senilai Rp400 juta yang disalurkan ke delapan Ponpes yang tersebar di sejumlah kecamatan di Sinjai -setiap Ponpes diberikan Rp50 juta.

ASA mengatakan, dirinya menyalurkan anggaran tersebut untuk peningkatan kualitas pendidikan Ponpes dan pengembangan syiar Islam di Sinjai.

“Kami komitmen untuk membina Ponpes dengan memberikan bantuan anggaran, kami memberikan kepercayaan penuh kepada pengelola Ponpes, peran Ponpes dibutuhkan di garda terdepan untuk melahirkan insan manusia yang berkualitas,” ungkap ASA, Minggu (20/12/2020).

ASA menitipkan kepercayaan kepada pengelola pondok pesantren dalam membina generasi muda yang berakhlakul karimah. Termasuk melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, terampil dan mampu menguasai ilmu bidang keagamaan dan ilmu teknologi lainnya. Sehingga, ke depan diharapkan dapat berkontribusi memajukan Sinjai.

“Itulah tujuannya sehingga Pemerintah harus hadir di tengah-tengah pesantren agar bisa memajukan pesantren dan tidak tertinggal dari sekolah umum lainnya,” tegas lulusan Fakultas Hukum Trisakti itu.

Bantuan dana hibah yang disalurkan ke Ponpes di Sinjai bukan tahun ini saja. Sebelumnya (tahun pertama kepemimpinan ASA), ia juga memberikan bantuan hibah kepada tujuh Ponpes di daerah ini senilai Rp300 juta.

“Tahun lalu (2019), tujuh Ponpes kami berikan bantuan, dan tahun jumlahnya meningkat jadi delapan Ponpes. Meski kami merealokasi sejumlah anggaran besar dalam penanganan Covid-19, tapi bantuan untuk Ponpes ini kami tidak alihkan karena kami memberikan perhatian khusus, program ini akan terus kami jalankan,” tambahnya.

Pimpinan Ponpes Darul Ihsan Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Mustakim mengakui jika Bupati ASA sangat dekat dengan para pengelola pondok pesantren. Apalagi kebijakan Pemda saat ini lebih memperhatikan perkembangan dan kebutuhan Ponpes.

“Kami bersyukur punya Bupati yang sangat peduli dengan pondok pesantren dan sebelum pandemi Covid-19 setiap subuh kami keliling masjid untuk salat subuh berjamaah,” kuncinya.

Menggelontorkan anggaran ratusan juta rupiah setiap tahun merupakan bukti komitmen ASA dalam merealiasikan misi-nya pada bidang keagamaan.

Perhatian khusus tersebut juga menjadi jawaban atas keluhan sejumlah pimpinan Ponpes yang memiliki fasilitas belajar yang belum memadai. Ungkapan keprihatinan mereka disampaikan kepada ASA saat Pilkada 2018 lalu. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru