Arab Saudi Tetap Gelar Ibadah Haji 2020, tapi Terbatas

ilustrasi

JAKARTA, Linisiar.id – Pemerintah Arab Saudi menyatakan, tetap menggelar pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini.

Hal ini berdasarkan keterangan resmi dari Kedutaan Besar RI di Riyadh yang mengutip pernyataan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Selasa (23/6/2020).

Sebelumnya, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI sudah memutuskan, tidak memberangkatkan caloan jamaah haji tahun ini.

Salah satu penyebabnya, hingga awal Juni 2020, tidak ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi. Pertimbangan lainnya, demi keselamatan calon jamaah haji karena ancaman pandemi corona.

Berdasarkan kuota, seharusnya ada 221.000 calon jamaah haji asal Indonesia yang berangkat. Terdiri atas 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

Adapun pelaksanaan ibadah haji dapat diikuti oleh ekspatriat yang telah bermukim di Arab Saudi dengan jumlah yang sangat terbatas.

“Keputusan tersebut mempertimbangkan masih adanya pandemi dan risiko penyebaran virus corona di seluruh negara,” imbuh keterangan itu, mengutip kompas.

Pembatasan jumlah jamaah dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan dengan menerapkan seluruh langkah pencegahan penyebaran virus corona demi melindungi setiap orang dari risiko terjangkitnya Covid-19.

Dilansir dari Worldometers, hingga 23 Juni tercatat 161.005 kasus positif Covid-19 di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 105.175 kasus telah dinyatakan sembuh dan 1.307 kasus dinyatakan meninggal dunia. (*)