Aplikasi SIPULUNG Resmi Launching, Kadis Pendidikan Palopo: Mulai Digunakan Senin

Suasana launching aplikasi SIPULUNG Dinas Pendidikan Kota Palopo, Sabtu (14/11/2020).

PALOPO, Linisiar.id – Aplikasi Sistem Informasi Pendidik Ulung (SIPULUNG) yang dirancang oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palopo untuk meningkatkan kompetensi pendidik atau guru, resmi diluncurkan atau launching, Sabtu (14/11/2020) pagi.

Launching berlangsung di Auditorium Saokotae Kota Palopo. Peluncuran aplikasi ini dilakukan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Palopo.  

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Asnita Darwis, S.STP yang menggagas pembuatan aplikasi ini mengatakan, sangat bersyukur dan berbahagia SIPULUNG resmi diluncurkan.

Ia berharap, aplikasi ini dapat membawa manfaat yang besar bagi guru-guru di Kota Palopo. Terutama sebagai forum diskusi bagi guru-guru mata pelajaran.

Rencananya, pengunaan aplikasi mulai dipraktikkan hari Senin (16/11/2020). Sebelumnya, Dinas Pendidikan Palopo dan pihak terkait yang membangun aplikasi ini, sudah melakukan sosialisasi.

Pada tahap awal, aplikasi SIPULUNG diperuntukkan bagi beberapa sekolah menengah pertama (SMP) sebagai percontohan.

Selanjutnya, akan dikembangkan untuk guru-guru mata pelajaran pada jenjang sekolah dasar (SD) dan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Sebelumnya diberitakan, aplikasi Sistem Informasi Pendidik Ulung atau SIPULUNG merupakan media musyawarah guru mata pelajaran berbasis online untuk jenjang SMP.

Aplikasi ini akan dimanfaatkan oleh guru sebagai media dalam pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) maupun sebagai media interaksi diskusi yang faktual.

Selama ini, diskusi guru jenjang SMP melalui MGMP sebenarnya sudah lama dilakukan. Namun, hanya terlaksana jika ada anggaran.

Pelaksanaannya juga masih konvensional. Artinya, dijadwalkan oleh Dinas Pendidikan Kota Palopo di satu tempat. Kemudian ada instruktur MGMP. Pelaksanaan pada siang hingga sore hari.

Metode MGMP yang konvensional membutuhkan biaya, menyita tenaga, dan waktu bagi guru-guru. Dengan aplikasi ini, pelaksanaan MGMP lebih efisien karena tidak terkendala biaya maupun waktu. (*)