MAKASSAR, Linisiar.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, menetapkan empat pimpinan DPRD yang akan didefinitifkan. Penetapan tersebut berdasarkan perolehan kursi dan jumlah suara yang diraih pada Pileg lalu.
Fraksi NasDem sebagai partai pemenang di Makassar menempatkan Rudianto Lallo, sebagai Ketua DPRD Makassar setelah, sebelumnya berstatus sebagai pimpinan sementara. Fraksi Demokrat masih tetap mempercayakan Adi Rasyid Ali.
Sementara PDIP justru memberikan amanah kepada pendatang baru yakni Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Makassar, Andi Suhada Sapaile. Begitupun dengan Fraksi Golongan Karya (Golkar) mempercayakan Nurhaldin menjabat sebagai wakil ketua.
Plt. Sekretaris DPRD Makassar, Andi Sadly mengatakan dalam sambutanya bahwa Penetapan ini berdasarkan surat 005/114/DPRD/1X/2019. Tentang penetapan calon unsur pimpinan DPRD Makassar periode 2019-2024.
Selanjutnya, nama-nama yang ditetapkan tersebut akan diteruskan ke gubernur melalui wali kota agar mendapat surat keputusan (SK) pendefinitifan. Targetnya, hasil penetapan tersebut akan diparipurnakan selambat-lambatnya satu hingga dua minggu kedepan.
“Mereka akan resmi setelah mendapat SK gubernur. Insha Allah hari Senin kita masukkan permohonan ke Pj wali kota untuk bersurat ke gubernur,” kata Plt Sekwan, Andi Sadly di Kantor DPRD, Jumat (27/9).
Sementara itu, Rudianto Lallo sebagai Ketua DPRD yang telah ditetapkan merasa bersyukur terhadap kepercayaan yang diberikan oleh partai khususnya pihak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang telah menetapkan rekomendasi dari DPD dan DPW.
Ia mengatakan akan melanjutkan hal-hal baik yang telah dijalankan oleh pimpinan sebelumnya. Kedepan DPR akan lebih meningkatkan tiga tugas pokok dan fungsinya sebagai wakil rakyat.
“Yang pasti kami DPR diatur oleh aturan. Terkait wewenang fungsi dan tugas, kita on the track saja. DPR kan lebih banyak ke fungsi pengawasan sebagai mitra pemerintah. Begitu pun dengan fungsi penganggaran dan fungsi legislasinya. Itu yang coba kita perkuat sambil kita membenahi kondisi kantor,” jelasnya.
Sementara itu, Andi Suhada Sapaile sebagai Wakil Ketua II, berharap kedepan hubungab antara legislatif dan eksekutif semakin membaik. Khusus untuk legislator millenial diharapkan dapat memberikan sumbangsih ide atau gagasan yang bisa memperbaiki citra DPRD.
“Unsur DPRD ini juga ada dari kalangan millenial, kami berharap anggota dewan milenial bisa memberikan sumbangan pikirannya yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (*)












