MAKASSAR, Linisiar.id – Pimpinan sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, mengumumkan dan menetapkan pembentukan fraksi dan susunan keanggotan fraksi masa jabatan 2019-2024 melalui rapat paripurna, Jumat (20/9/2019).
Dalam paripurna tersebut, sembilan fraksi dibentuk dari 12 jumlah partai politik yang memiliki kursi di DPRD Makassar. Antara lain Fraksi NasDem, Demokrat, Golkar, PDIP, Gerindra, PAN, PPP, PKS, dan Fraksi Gabungan Nurani Indonesia Bangkit (Hanura, Perindo, dan PKB).
Pimpinan sementara, Rudianto Lallo memimpin langsung rapat paripurna didampingi Adi Rasyid Ali dan Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muhammad Anshar. Rudianto Lallo mengatakan, setelah terbentuknya fraksi, tugas lain yang akan dikerjakan ialah melakukan revisi terhadap Perda Nomor 12 Tahun 2018 terkait Tata Tertib DPRD.
“Untuk pembahasan tatib kita akan membentuk panitia khusus yang berjumlah 15 orang. Masing-masing fraksi akan menjadi perwakilan untuk merevisi tatib tersebut,” kata Rudianto
Rudianto menambahkan, ia juga akan memfasilitasi pendefinitifan ketua DPRD definitif. Masanya untuk menyelesaikan alat kelengkapan dewan tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan Oktober mendatang.
Sementara itu, mewakili Penjabat Wali Kota Makassar, Sekretaris Daerah Muhammad Anshar menyampaikan selamat kepada 50 anggota dewan tersebut. Keberadaan DPRD diharapkan dapat mewakili suara-suara masyarakat dan sudah selayaknya memberikan perhatian dan respon terhadap aspirasi rakyat.
“Semoga anggota DPR ini selalu mengingat bahwa dirinya wakil rakyat. Saya mewakili Pj Wali Kota karena ia sedang berada di luar kota menghadiri penghargaan di Kementerian Pendidikan,” katanya.
Diketahui, rapat parupurna ini hanya dihadiri oleh 43 anggota DPRD, 6 diantaranya tidak diketahui alasan ketidakhadirannya. Sementara Rachmat Taqwa Qurays masih menjalani proses hukum atas kasus narkoba yang dialaminya beberapa waktu lalu. (*)












