MAKASSAR,LINISIAR.ID – Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Berdasarkan data terbaru per 23 Desember 2025, jumlah penumpang harian mencatatkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun lalu.
Lonjakan Penumpang Harian
Tercatat sebanyak 33.956 penumpang melintasi Bandara Sultan Hasanuddin pada 23 Desember 2025. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 yang berjumlah 32.420 penumpang.
Meskipun jumlah penumpang harian naik, pergerakan pesawat justru mengalami penurunan tipis. Pada 23 Desember 2025, tercatat ada 225 pergerakan pesawat, sedikit di bawah tahun lalu yang mencapai 229 pergerakan. Sektor kargo juga mengalami penurunan dari 295.273 kg di tahun 2024 menjadi 247.175 kg di tahun ini.
Rekapitulasi Periode 15 – 23 Desember 2025
Secara akumulatif sejak dibukanya Posko Nataru pada 15 Desember hingga 23 Desember 2025, total penumpang yang dilayani mencapai 276.419 orang. Sementara untuk pergerakan pesawat total mencapai 2.077 pergerakan dan kargo sebesar 2.697 ton.
PGS Branch Communication & CSR Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, mengungkapkan bahwa selama periode rekapitulasi ini, terdapat puluhan penerbangan tambahan (extra flight) untuk mengakomodasi tingginya permintaan pasar.
“Hingga saat ini, tercatat ada 45 penerbangan extra flight yang dioperasikan oleh maskapai Sriwijaya Air, Batik Air, dan Lion Air. Rute-rute tambahan ini mencakup tujuan Biak, Timika, Nabire, Sorong, Denpasar, hingga Cengkareng,” ujar Taufan.
Khusus untuk tanggal 23 Desember saja, terdapat 9 extra flight yang didominasi oleh maskapai Sriwijaya Air dan Lion Air dengan rute menuju Bali dan Cengkareng.
Rute Paling Padat
Berdasarkan data rekapitulasi, wilayah Jakarta masih menjadi destinasi paling diminati oleh penumpang dari Makassar. Berikut adalah tiga besar rute tersibuk selama periode Nataru 2025/2026:
1. Cengkareng (Jakarta): 73.922 penumpang
2. Surabaya: 30.845 penumpang
3. Kendari: 17.583 penumpang
Pihak otoritas bandara terus memantau kelancaran arus mudik dan balik melalui Posko Nataru guna memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa transportasi udara di Sulawesi Selatan. (*)












