MANADO, Linisiar.id – Sebanyak 3000 penyelam Indonesia memecahkan rekor dunia penyelam terbanyak di kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (3/8/2019).
Rekor dunia yang dipecahkan tersebut diketahui kategori Rekor Dunia Penyelam terbanyak atau Most People Scuba Diving.
Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi Kota Manado sebagai lokasi yang bisa mengakomodasi aksi pemecahan rekor dunia atau Guinness World Record (GWR) di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (2/8/2019).
Kapolri mengungkapkan untuk menampung kurang lebih 3100 penyelam dalam upaya pemecahan rekor, butuh tempat yang datar, visibilitas air yang jernih dan bisa terlihat oleh kamera video.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani sendiri mengklaim pihaknya telah mengirim peserta penyelam terbanyak.
“Penyelam Polda Sulsel adalah peserta terbanyak yang mengirim diver dalam acara tersebut. 3000 diver bergabung dalam acara Guiness Book of Record,” kata Dicky Sondani.
Saat dikonfirmasi jumlah personel alias penyelam yang dikirim Polda Sulsel, Dicky mengaku ada ratusan personel. “131 personel,” katanya.
Untuk diketahui, ribuan peserta yang ambil bagian dalam rekor dunia penyelam terbanyak ini berasal dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, Basarnas, Wanita Selam Indonesia (WASI) dan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia dan sejumlah unsur lainnya.
Selain kategori penyelam terbanyak, terdapat dua kategori lainnya yang dipecahkan, yakni Rantai Manusia yang berpegangan tangan di bawah air, serta pembentangan Bendera Merah Putih.











