PSM Rekrut Bojan Hodak, Mantan Pelatih Timnas Malaysia U-19

Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak berfoto bersama keempat asistennya

MAKASSAR, Linisiar.id – PSM Makassar akhirnya memperkenalkan Bojan Hodak sebagai pelatih kepala ke hadapan publik yang didampingi empat asistennya selama satu musim ke depan.

Keempat asisten itu adalah Syafril Usman, Herry Setyawan, dan Bahar Muharram. Tak hanya itu, mantan penjaga gawang PSM di medio 2000-an, Hendro Kartiko, juga menjadi bagian dari staf pelatih Hodak.

Dalam negoisasinya dengan manajemen PSM, Hodak mengaku tak butuh waktu lama baginya untuk menerima pinangan PSM. Alhasil, saat bertemu dengan CEO PSM, Munafri Arifuddin, di Surabaya pada akhir Desember 2019, ia langsung menerima pekerjaan tersebut. Ia mengaku tertarik usai melihat keseriusan PSM dalam mempersiapkan tim untuk menghadapi berbagai kompetisi selama 2020.

“Sebelum saya menerima pekerjaan yang ditawarkan PSM, saya memang mencari tim yang kuat. Saya melihat PSM merupakan salah satu dari lima tim kuat di kompetisi Indonesia,” ungkap Hodak dalam sesi jumpa pers di Hotel Aryaduta, Makassar, Senin (6/1).

Lahir di Zagreb, Kroasia, 4 Mei 1971, dari keluarga berlatar belakang militer. Ayahnya adalah tentara. Pada masa kanak-kanak, dia suka bermain bola basket dan sepak bola. Di usia 16 tahun, dia bergabung dengan klub sepak bola lokal NK Trnje pada 1987-1990.

Pada 1990, Bojan mulai karier sebagai pemain sepak bola profesional bergabung dengan NK Vrapce. Selanjutnya pada 1994, dia pindah ke NK Hrvatski Dragovoljac. Sempat pindah ke beberapa klub, dia kemudian kembali ke klub awal yaitu NK Trnje pada 2002.

Setelah itu, ia melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Tim pertama yang dia tangani adalah UPB-My Team di Malaysia pada 2006. Ia berhasil mengantarkan tim ini promosi ke Malaysia Super League.

Ia juga pernah menangani klub asal Kamboja, Phnom Penh Crown FC (2010-2011). Selain itu, beberapa klub asal Malaysia juga pernah ditangani, yaitu Kelantan FA (2012-2013), Johor Darul Ta’zim (2014-2015), dan Penang FA (2016).

Bojan sebelumnya menangani tim nasional U-19 Malaysia. Saat itu timnas U-19 Malaysia berhasil menjuarai piala AFF U-19 tahun 2018 dan runner up AFF U-18 tahun 2017.

Bojan mengaku tidak masalah dengan beban target tersebut. Setiap pelatih, menurut dia, tentu berambisi menjadi juara.

Sebagai langkah awal, pelatih berkepala pelontos ini akan mencari akar permasalahan di tim dengan pendekatan emosional. Dalam menjalankan tugasnya, ia akan didampingi beberapa asisten pelatih, yaitu Herrie Setyawan, Hendro Kartiko, Syafril Usman, dan Bahar Muharram.

“Sepak bila Indonesia dan Malaysia hampir sama, jadi tidak ada masalah,” kata Bojan saat jumpa pers di Makassar, Senin, 6 Januari 2020.

Hodak mendapatkan kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan. PSM mematok target tinggi untuk Hodak: Gelar juara Liga 1 2020. Selain menjuarai kompetisi lokal, Hodak juga ditargetkan membawa PSM lolos ke babak grup Piala AFC 2020.