Berita  

Pimpin Klasemen dan Dijagokan Marquez, Quartararo Malah Pesimistis Juara MotoGP 2020

Fabio Quartararo, pebalap tim Yamaha
Bagikan

AUSTRIA, Linisiar.id – Rangkaian balapan MotoGP 2020 sudah berlangsung lima seri. Akhir pekan lalu, seri kelima berlangsung di MotoGP Styria, Austria.

Pada seri kelima ini, diluar prediksi, pebalap tim KTM Miguel Oliveira tampil juara atau podium pertama.

Hingga seri kelima, pebalap tim Yamaha, Fabio Quartararo masih memimpin klasemen. Ia memenangi dua seri awal, MotoGP Spanyol dan MotoGP Andalusia 2020.

Pebalap asal Prancis ini mengoleksi total 70 poin. Quartararo hanya tiga poin dari Andrea Dovizioso (tim Ducati).

Musim ini, masih tersisa sembilan seri lagi dari total 14 seri. Beberapa seri dibatalkan karena kendala pandemi Covid-19.

Sebagai pemimpin klasemen, waja jika Quartararo dijagokan juara dunia MotoGP 2020. Apalagi juara dunia tiga musim terakhir, Marc Marquez harus absen tiga bulan karena cedera lengan kanan.

Marquez juga sudah pasrah gagal mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2020. Ia belum punya poin dari lima seri yang sudah berlangsung.

Marquez bahkan sudah menjagokan Quartararo juara MotoGP 2020. Selain Andrea Davizioso dan Maverick Vinales (Yamaha).

Namun, Quartararo justru mengaku pesimistis bisa meraih gelar tjuara dunia 2020, melihat kondisinya sekarang. Melempem pada tiga seri terakhir.

Pebalap tim satelit Petronas Yamaha ini hanya naik podium di Jerez, Spanyol. Setelah itu, performanya turun drastis di MotoGP Ceko, MotoGP Austria, dan MotoGP Styria.

“Saya dan tim sedang berjuang untuk gelar juara dunia. Namun, saya tidak sepercaya diri seperti di Jerez, ketika semuanya baik-baik saja. Sekarang kami menderita dan memiliki banyak masalah,” ujar Quartararo, dilansir GPone.com.

Menurut Quartararo, sangat sulit berjuang memperebutkan gelar juara dunia dengan performa yang tidak stabil seperti belakangan ini.

Salah satu masalah besar tunggangan Quartararo adalah pengereman. Hal itu juga menimpa Maverick Vinales pada MotoGP Styria 2020.

Vinales bahkan memilih melompat dari motor yang dikendarainya dalam kecepatan tinggi, diudag karena remnya bermasalah. Motornya kemudian terbakar.

“M1 lemah di banyak area, khususnya di top speed. Pada pengereman, saya melebar dua kali, karena kesalahan saya dan karena rem,” kata Quartararo.

menurutnya, saat balapan harus menyesuaikan tuas rem. Setiap kali tuas disesuaikan, dia merasa tuasnya semakin empuk. Kondisi itu membuatnya kehilangan percaya diri pada motor dan tentunya juga sangat berbahaya. (*)

10 Besar Klasemen Pebalap 

  1. Fabio Quartararo Petronas Yamaha SRT, 70 poin
  2. Andrea Dovizioso Mission Winnow Ducati Team 67
  3. Jack Miller Pramac Racing 56
  4. Brad Binder Red Bull KTM Factory Racing 49
  5. Maverick Vinales Monster Energy Yamaha P 48
  6. Takaaki Nakagami LCR Honda IDEMITSU 46
  7. Valentino Rossi Monster Energy Yamaha 45
  8. Joan Mir Team Suzuki Ecstar 44
  9. Miguel Oliveira Red Bull KTM Tech3 43
  10.  Pol Espargaro Red Bull KTM Factory Racing 35
```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *