Pengamat Kebijakan Publik Sebut Appi-Rahman Akan Bawa Banyak Perubahan

MAKASSAR, Linisiar.id – Pengamat Kebijakan Publik Kota Makassar, Nurwahid, memuji Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman). Akademisi bergelar master ini menilai, Appi-Rahman bakal banyak membawa perubahan di Kota Makassar menjadi lebih baik lagi.

Apa alasan dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ini memuji seperti itu? “Karena saya menilai Appi-Rahman ini punya dua sifat utama kepemimpinan. Sifat itu adalah sensifitas dan responsibiltas,”kata Nurwahid, mengawali analisanya, saat kampanye virtual Appi-Rahman, di Town Hall Appi-Rahman Menara Bosowa, Jumat (13/11/2020).

Dimulai dari sifat sensifitas. Nurwahid yang menyimak dengan seksama jalannya dialog Appi-Rahman dengan warga melalui virtual, menganggap pasangan “Makassar bangkit” itu sangat sensitif dengan isu yang berkembang di masyarakat. Dalam hal ini, Appi-Rahman sudah tahu dengan jelas problem utama warga Kota Makassar.

“Saya melihat pasangan ini sudah tahu apa tuntutan warga yang menjadi kebutuhan dasarnya. Misalnya pendidikan, air bersih dan infrastruktur. Kalau ini terpenuhi, maka masyarakat akan memberi apresiasi penuh,”terang Nurwahid.

Kedua, sifat yang dimiliki Appi-Rahman adalan responsibilitas. Ketika tahu apa kebutuhan dasar masyarakat, Appi-Rahman memberi respon bagus. Responnya adalah menyiapkan beberapa program untuk mengatasi problem masyarakat selama ini. “Mudah-mudahan bisa terealisasi. Output dari kepemimpinan adalah tercapainya visi dan adanya perbuahan. Insya Allah akan banyak perubahan,” demikian ulas Nurwahid.

Sementara Appi menjelaskan pemimpin memang harus hadir untuk menghilangkan beban warga. Untuk itulah, ia bertekad maju di Pilwalkot Makassar 2020 bersama Rahman Bando. “Masyarakat jangan jadi pengemis atas kebutuhan dasar mereka. Pemerintah lah yang harus hadir memenuhi kebutuhan dasar warga itu,” katanya.

Pada kampanye virtual ini Appi juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada warga Kota Makassar. Karena itu adalah amanah dari undang-undang. “Kami ingin menjadi pemecah permasalahan warga. Makanya, kualitas pelayanan terhadap warga harus terus meningkat. Kalau tidak ada peningkatan, berarti ada yang salah dengan pemerintahannya,” demikian Appi. (*)