Mandala Finance Gelar Perak di Gowa Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal Lewat UMKM

Keterangan
Bagikan

MAKASSAR, LINISIAR.ID – Merayakan 27 tahun kehadirannya di tengah-tengah masyarakat Indonesia, perusahaan pembiayaan, Mandala Finance kembali mempersembahkan Perhelatan Rakyat (Perak), di 27 kota di Indonesia, yang salah satunya Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Menurut Sandy Susanto, Marketing and Sales Director Mandala Finance, kegiatan tersebut, bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan mengikutsertakan UMKM dalam acara ini dan mempererat hubungan dengan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat.

“Ini salah satu cara, memperkuat komitmen Mandala untuk menjadi mitra terpercaya dalam menyediakan solusi keuangan bagi masyarakat Indonesia,” kata Sandy, di Makassar, Sabtu (13/7/2024).

Tentu lanjutnya, kegiatan itu, merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan, sekaligus apresiasi kepada konsumen, mitra, dan masyarakat yang telah tumbuh bersama mendukung kemajuan Mandala.

“Kami berharap dapat lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan kontribusi positif melalui berbagai kegiatan yang kami
selenggarakan.” lanjut Sandy.

Mandala Perak pun menghadirkan bazar UMKM, pertunjukan musik dan berbagai hiburan menarik lainnya. Selain itu, para pengunjung juga dapat mengikuti fun run and walk, senam, permainan pasar malam, test ride, serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membawa pulang berbagai hadiah menarik melalui undian doorprize dan grandprize.

Sandy menambahkan, acara ini bukan sebatas selebrasi, melainkan sebagai simbol komitmen Mandala mendukung pembiaayaan inklusif bagi masyarakat hingga ke pelosok. Sejauh ini Mandala telah memiliki 272 cabang se-Indonesia, ditunjang aplikasi Martis yang mengjangkau lebih luas melalui kanal digital.

Sementara Daniel D. Bakker, Business Deputy Director Mandala Finance mengungkapkan, pada semester pertama 2024, penyaluran pembiayaan Mandala telah mencapai kurang lebih Rp3,2 triliun, tumbuh sebesar 17 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Kontribusi wilayah Indonesia Timur kurang lebih sebesar 50 persen atau sekitar Rp1,6 triliun dari total penyaluran pembiayaan Mandala,” pungkasnya. (*)

```