SPANYOL, Linisiar.id – Pandemi virus Corona membuat hamper semua agenda olahraga internasional berantakan, termasuk balapan MotoGP 2020.
Rencananya, musim 2020 ini, jumlah lomba MotoGP tersebut akan dipangkas menjadi hanya sekitar 10-12 seri atau lomba.
Penyelenggara MotoGP membatalkan beberapa seri tahun ini, karena pertimbangan keamanan pembalap, kru, dan kesulitan mendapat izin dari pemerintah setempat.
Pemangkasan jumlah seri ini disebut-sebut membuat pembalap Honda, Marc Marquez, kembali menjadi favorit juara. Hal itu juga diakui oleh pembalap penguji Yamaha, Jorge Lorenzo.
Meski demikian, Lorenzo menilai Marquez bukan tanpa celah atau tak bisa dikalahkan. Pada musim 2015 lalu, Lorenzo bahkan berhasil mempecundangi Marquez. Ketika itu, Lorenzo menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mengganggu dominasi pembalap asal Spanyol tersebut.
“Jelas Marc adalah favorit musim ini karena dia adalah juara bertahan dan dia menang enam dari kemungkinan tujuh gelar,” kata Lorenzo, seperti dilansir Crash.
“Namun, bukan berarti dia tidak bisa dikalahkan. Saya melakukannya pada tahun 2015. Dovizioso hampir melakukannya pada tahun 2017, ketika tidak ada yang memprediksi. Dan Fabio [Quartararo] sebagai rookie bertarung dengannya dalam banyak balapan musim lalu,” jelas Lorenzo.
Ia menambahkan, kesempatan besar bagi para rival untuk meraih kemenangan adalah ketika Marquez dan motor Honda-nya mendapatkan kendala.
Seperti yang terjadi musim lalu, saat Marquez mengalami cedera bahu dan Honda mengalami masalah dengan aerodinamika motor.
“Jika Marc dan Honda memiliki beberapa masalah, pembalap dan pabrik lain dapat mengalahkan mereka. Tak ada pembalap yang bisa langsung juara di debut balapan dan memenangkan enam dari tujuh kejuaraan MotoGP. Dia punya bakat alami yang luar biasa, ambisius dan tidak takut tabrakan,” ucapnya.
“Tetapi seperti olahragawan mana pun di dunia, mereka memiliki kelemahan dan ini bukan hanya tentang pembalap, ini juga tentang motor,” jelasnya.
Lorenzo mengaku, banyak pembalap lain yang sangat berbakat di MotoGP. “Jelas, ini adalah kelas tertinggi di dunia sepeda motor, jadi mereka adalah yang terbaik dari yang terbaik,” katanya. (*)












