Kabar Baru, Liga Inggris 2020-2021 Mulai Bergulir 12 September

INGGRIS, Linisiar.id – Kompetisi Liga Inggris 2019-2020 masih menyisakan satu pertandingan atau pekan ke-38 yang dijadwalkan berlangsung serentak, Minggu (26/7/2020).

Menjelang berakhirnya Premier League 2019-2020, sudah muncul kabar baru mengenai pelaksanaan Liga Inggris musim depan.

Situs resmi Premier League, akhir pekan ini mengabarkan, kompetisi Liga Inggris 2020-2021 dijadwalkan mulai bergulir 12 September 2020 dan berakhir 23 Mei 2021.

Artinya, klub-klub kontestan Liga Inggris praktis hanya punya waktu sebulan untuk berbenah, termasuk merekrut pemain baru, sebelum kompetisi dimulai lagi.

Tapi, pihak Premier League belum mengeluarkan jadwal resmi pertandingan musim kompetisi 2020-2021.

Mereka masih akan berdiskusi dengan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan EFL (English Football League) untuk menyusun jadwal kompetisi.

Mengenai laga terakhir musim ini, dipastikan masih sengit meski gelar juara sudah pasti milik Liverpool dan Manchester City tidak mungkin tergeser di peringkat kedua.

Laga sengit terjadi untuk perebutan peringkat ketiga dan keempat klasemen atau dua jatah tiket Liga Champions musim depan.

Tercatat tiga tim bersaing ketat untuk berebut dua tiket Liga Champions 2021 itu, yakni Manchester United (MU), Chelsea, dan Leicester City.

Saat ini, Manchester United menghuni peringkat ketiga dengan koleksi 63 poin. Paul Pogba dan kawan-kawan memiliki poin yang sama dengan Chelsea yang menduduki posisi keempat.

Sedangkan Leicester City menguntit di posisi kelima dengan koleksi 62 poin. Leicester masih punya peluang menyodok ke posisi empat besar, jika MU atau Chelsea ‘terpeleset’ di laga terakhir.

Menariknya, pada laga terakhir, Manchester United justeru berjumpa dengan Leicester City, sedangkan Chelsea menghadapi Wolverhampton Wanderers.

Beberapa klub sudah merekrut pemain bintang menghadapi kompetisi musim depan. Salah satunya adalah Chelsea.

Sedangkan juara musim ini, Liverpool tidak terdengar kiprahnya di bursa transfer. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, harus memaksimalkan pemain muda dan alumni akademi jika tidak mendapat dana besar mendatangkan pemain bintang. (*)